Dua Korban Hanyut di Pangkalan Ditemukan Meninggal Dunia

Dua Korban Hanyut di Pangkalan Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi dua korban hanyut banjir di Pangkalan, Rabu (6/2/2019). Foto: SAR

Covesia.com - Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, dua warga Jorong Lakuak Gadang, Kenagarian Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya ditemukan, Rabu (6/2/2019) siang. Namun saat ditemukan, kedua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban yang bernama Sabdul Riki (17) dan Debi Syafendra (17) ini ditemukan tim gabungan BPBD dan Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota setelah menyisir Batang Maek sejauh delapan km. 

“Setelah menyisir Batang Maek sejauh 8 km dari lokasi hanyut korban, akhirnya kami menemukan Riki dan Debi. Tetapi kedua korban ini sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota, Robi Saputra ketika dikonfirmasi Covesia.com. 

Diungkapkan Robi, pertama kali tim gabungan menemukan jasad Debi di areal bekas pertambangan timah sekitar pukul 14.50 WIB. Kemudian jasad Riki yang berjarak 200 meter dari jasad Debi pukul 15.10 WIB. 

“Kedua korban kami temukan tidak berjauhan. Hanya berjarak 200 meter,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, tim Gabungan BPBD dan Sar Limapuluh Kota sedang melakukan evakuasi jasad kedua korban ke Puskesmas Pangkalan. 

Sebelumnya, tiga warga jorong Lakuak Gadang, kenagarian Pangkalan hanyut saat berupaya mengevakuasi warga yang terjebak banjir akibat meluapnya batang Maek, Minggu (3/2/3019) kemarin. Beruntung bagi Fikri (23), salah seorang warga yang hanyut bisa selamat setelah berhasil meraih tepian sungai walaupun terseret sejauh 1 km. 

Baca juga: Dalam Kondisi Hujan Lebat, Tim SAR Gabungan Terus Cari Dua Korban Hanyut Banjir Pangkalan

Kontributor Limapuluh Kota: Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga