Habitat Menyempit, Buaya Mangsa Ternak Warga di Kabupaten Agam

Habitat Menyempit Buaya Mangsa Ternak Warga di Kabupaten Agam BKSDA bersama warga setempat saat memantau kawasan rawa di daerah Jorong Labuhan, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar, Senin (18/2/2019)(Foto: Johan)

Covesia.com - masyarakat Jorong Labuhan, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar resah, pasalnya belasan ekor ternak milik warga beberapa hari terakhir diduga kuat dimakan buaya.

Bhabinkamtibmas Nagari Tiku V Jorong, Bripka Reffren mengatakan, salah seorang warga Labuhan, Azmil (34) mengaku kehilangan satu ekor kambingnya beberapa hari yang lalu, ia juga melihat 2 ekor buaya, 1 dengan panjang sekitar 4 meter dan 1 lagi diduga masih kecil berkeliaran di rawa di sekitar pemukiman masyarakat.

"Saya sudah melapor kepada BKSDA Agam untuk segera agar ditindak lanjuti," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Senin (18/2/2019).

Tidak hanya kambing, perdator bernama latin Crododylus Porosus itu juga memangsa 1 ekor angsa dan belasan ayam masyarakat setempat. "Kita sudah mengimbau masyarakat agar tidak melepaskan ternak apalagi di dekat rawa," lanjutnya.

Semetara itu Unit Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Resor Agam, Ade Putra menerangkan, setelah dilakukan identifikasi terhadap penyebab dan kondisi habitat lingkungan sekitar kejadian, diduga buaya mendekati pemukiman dan memangsa ternak disebabkan berkurangnya pakan didalam habitatnya, hal itu dikarekanan persaingan dengan individu lainnya serta penyempitan lahan yang sebagian sudah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

"Untuk lokasi yang berdekatan dengan pemukiman, direncanakan dalam minggu ini BKSDA akan memasang Jaring pengaman disekitar batas rawa dengan pemukiman dengan panjang 100 meter lebih. Hal ini mengantisipasi Buaya untuk naik ke darat dan juga mencegah warga terutama anak-anak untuk mendekati rawa," tutur Ade.

Pihaknya juga sedang melakukan penanganan dan pemantauan secara terus menerus terhadap satwa buaya yang bertelur di perkebunan kelapa sawit milik warga di jorong yang sama dan diduga akan menetar awal April mendatang.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga