Diduga Kampanye, Wabup Padang Pariaman Dicecar 28 Pertanyaan oleh Bawaslu

Diduga Kampanye Wabup Padang Pariaman Dicecar 28 Pertanyaan oleh Bawaslu Foto: Almurfi Sofyan/covesia

Covesia.com - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur telah memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang Pariaman untuk menjalani klarifikasi terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu beberapa waktu lalu.

Dalam klarifikasi awal tersebut, Suhatri Bur dikonfrontir sebanyak 28 pertanyaan oleh penyidik Bawaslu Padang Pariaman.

"Secara garis besar pertanyaan tersebut mengupas tentang tujuan kehadiran dan kegiatan apa saja yang beliau lakukan selama disana," ujar Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq kepada Covesia.com, Selasa malam (19/2/2019).

Menurut Anton, pihaknya belum bisa membeberkan pasal mana yang diduga dilanggar oleh Wakil Bupati Padang Pariaman tersebut. Namun ia berjanji usai rapat pleno dengan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) akan membeberkan dugaan pelanggaran tersebut.

Selain itu, dilanjutkan Anton Ishaq, sejauh ini Bawaslu Padang Pariaman telah memeriksa sebanyak empat saksi. Namun hanya ada tiga saksi yang benar-benar bisa menjelaskan secara rinci kegiatan Maulid Nabi di Surau Bukik Caliak, Nagari Padang Kandang Pulau Aie, Kecamatan Nan Sabaris tersebut.

Kepada wartawan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengaku kooperatif dalam menjalani klarifikasi terkait dugaan pidana pemilu tersebut. 

Menurutnya saat datang ke acara Maulid Nabi Senin (11/2/2019) di Surau Bukik Caliak, Nagari Padang Kandang Pulau Aie, Kecamatan Nan Sabaris, dirinya datang karena di undang sebagai pimpinan daerah.

"Saat hadir disana juga ada tokoh masyarakat lainnya yang hadir. Sehingga saat saya memberi sambutan, saya juga berikan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang hadir tersebut," ujarnya.

Namun, dilanjutkan Suhatri Bur, penghormatan yang dia berikan kepada sejumlah tokoh yang hadir tersebut malah diklaim sebagai bentuk mengkampanyekan tokoh masyarakat yang hadir tersebut.

"Ini tentu sudah diluar konteks. Namun saya akan kooperatif menjalani klarifikasi ini hingga selesai," ulasnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Sofyan

Berita Terkait

Baca Juga