Terbukti ada Unsur Pidana, Pihak Ponpes Nurul Ikhlas Bisa Diajukan ke Pengadilan

Terbukti ada Unsur Pidana Pihak Ponpes Nurul Ikhlas Bisa Diajukan ke Pengadilan Ilustrasi gerbang masuk Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Panyalaian X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Meninggalnya salah seorang santri di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Panyalaian X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) akibat pemukulan yang dilakukan sesama santri, pihak kampus bisa terjerat kasus hukum.

"Terbukti ada unsur pidana, pihak Pondok Pesantren Nurul Ikhlas bisa kita ajukan ke pengadilan," sebut Kepala Satuan reserse dan kriminal Polres Padang Panjang, Iptu Kalbert Jonaidi, Rabu (20/2/2019).

Kalbert menyebutkan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam terhadap pihak kampus dan jika terbukti adanya unsur pidana pihak pondok pesantren sendiri bisa terjerat kasus hukum.

Sedangkan pihak kampus sendiri melalui pengawas pesantren, Firmansyah mengakui kecolongan saat itu sehingga terjadi pemukulan sesama santri yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dimana korban dipukul oleh temannya sendiri selama tiga hari secara bergantian oleh 17 temannya yang kini ditetapkan sebagai anak pelaku disaat jam tidur malam.

Untuk saat ini 17 anak pelaku diamankan di pondok pesantren Nurul Ikhlas dan diawasi ketat oleh pihak kepolisian Polres Padang Panjang.

"Anak pelaku ini masih anak-anak yang masih berhak mendapatkan pendidikan, jadi mereka diawasi ketat," ucap Kalbert.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga