Diminta Mundur, Ini Kata Kepala Sekolah SMAN 5 Padang

Diminta Mundur Ini Kata Kepala Sekolah SMAN 5 Padang Kepala Sekolah SMAN 5 Padang, Yenni Fitri saat dimintai keterangan ketika aksi sejumlah anak muridnya tadi pagi, Senin (11/3/2019)(Foto: Covesia/ Fadil)

Covesia.com - Aksi mogok belajar yang dilakukan oleh siswa kelas X dan XI  SMAN 5 Padang terus berlanjut, para siswa menuntut agar Yenni Putri sebagai Kepala Sekolah SMAN 5 Padang mundur dari jabatannya karena dinilai tidak transparan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMAN 5 Padang, Yenni Fitri mengaku apa yang dituntut oleh siswanya tidak benar, bahkan menurutnya, untuk kepentingan para siswa ia malah menggunakan uang pribadinya.

"Yang penting saya tidak berbuat korupsi, saya selalu mensupport kegiatan anak-anak. Para guru juga terlibat untuk mendukung kegiatan siswa," ujar Yenni Fitri di Padang, Senin (11/3/2019).

Menurut Yenni, terkait kejelasan uang komite yang dituntut siswa merupakan kewenangan dari komite dan pihak sekolah tidak ada wewenang. Kemudian sejak Juli hingga Desember 2018 tidak ada pemungutan uang komite bagi siswa.

"Sekolah tidak ada uang, jika ingin pergi lomba tentu kita tidak punya uang, makanya ada siswa yang ingin pergi lomba namun menggunakan dana dari orang tua, itu saya minta surat persetujuan dari orang tua bersangkutan baru diizinkan ikut lomba," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, persoalan yang terjadi di SMAN 5 Padang sudah sampai ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

"Terkait yang dituntut oleh siswa biarlah diklarifikasi oleh dinas, nanti biarlah mereka yang memutuskannya," sebutnya.

Sebelumnya, para siswa SMAN 5 Padang membagikan selebaran yang berisikan alasan tidak kondusifnya proses belajar mengajar (PBM) di lingkungan SMAN 5 Padang yang dinilai disebabkan oleh kepala sekolah.

Surat terbuka yang disebarkan dan ditandatangani oleh Ketua Osis Iqbal Marizaldi dan Ketua MPK Fiqi Nugraha tersebut berisikan 18 poin dan meminta kepala sekolah untuk mundur dari jabatannya.

Baca juga: Kepala Sekolah Dinilai Tidak Transparan, Ratusan Siswa SMAN 5 Padang Mogok Belajar

(dil/don)

Berita Terkait

Baca Juga