Sebanyak 2.283 Pelajar SMP Sederajat di Pariaman Bakal Ikuti UNBK

Sebanyak 2283 Pelajar SMP Sederajat di Pariaman Bakal Ikuti UNBK Ilustrasi para siswa saat melaksakan UNBK di SMP N 1 Bukittinggi., Senin (23/4/2018)(Foto:Covesia/Debi Kurnia)

Covesia.com - Sebanyak 2.283 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se-Kota Pariaman bakal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2018/2019.

"Pesiapan simulasi sendiri sudah dua kali dimulai, dan pelaksanaan gladi bersih sudah dijadwalkan tanggal 18-19 Maret ini," ujar Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Peserta Didik, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Emri Joni, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, 2.283 pelajar yang mengikuti UNBK terdiri dari 19 sekolah menengah pertama di Kota Pariaman, dengan rincian sembilan SMP Negeri, tiga SMP Swasta, tiga MTs Negeri dan empat MTs Swasta.

"Tahun sekarang ada lima sekolah yang melaksanakan UNBK di masing-masing sekolahnya yaitu SMPN 1 Pariaman, SMPN 4 Pariaman, SMPN 5 Pariaman, SMPN 6 Pariaman dan SMPN 7 Pariaman," tambahnya.

Sementara, sekolah lainnya masih meminjam gedung labor di SMA ataupun SMK yang ada di wilayah Kota Pariaman, karena terkendala minimnya komputer yang dimiliki oleh masing-masing sekolah tersebut.

Mata pelajaran yang diujikan di UNBK tingkat SMP/MTs yang dilaksanakan pada tanggal 22-25 April 2019 terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.

Dibeberkan Emri Joni, pada tahun lalu Kota Pariaman mendapat peringkat 11 di tingkat Sumatera Barat maka tahun sekarang di target meningkat dari tahun sebelumnya.

Penyelanggaraan UNBK di Kota Pariaman sudah dilakukan sebanyak tiga kali untuk tingkat SMP sedangkan untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) sudah dua Kali dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Melihat pelaksanan UNBK pada tahun-tahun sebelumnya, diakui Emri Joni, tidak terdapat gangguan berarti baik dari jaringan internet namun ada gangguan jaringan listrik.

"Kalau tahun sebelumnya gangguan yang terjadi hanya mati listrik karena pengaruh cuaca atau kecelakaan yang menganggu jaringan listrik. Namun secara umum pelaksanaan ujian tetap lancar karena kami juga berkoordinasi dengan PT PLN agar tidak ada pemadaman," tutupnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan


Berita Terkait

Baca Juga