Awasi Pemilu, Bawaslu Agam Gandeng Media Massa

Awasi Pemilu Bawaslu Agam Gandeng Media Massa Sosialisasi partisipasif fasilitasi publikasi dan dokumentasi pengawasan pemilihan umum tahun 2019 bagi insan pers, Pemda, TNI dan Polri di Hotel Sakura Syariah Minggu (24/3/2019) (Foto: Johan Utoyo)

Covesia.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, (Sumbar) gandeng insan pers dalam melakukan pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Agam Elvys mengatakan, tujuan pengawasan adalah untuk memastikan terselenggaranya pemilu yang jujur adil dan damai sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku dan berjalan secara menyeluruh. 

"Sesuai dengan motto Bawaslu, "Bersama rakyat awasi pemilu, bersama bawaslu tegakkan keadilan Pemilu" itu artinya suksesnya pemilu karena pengawasan kita berasama, "ujarnya saat menggelar Sosialisasi partisipasif fasilitasi publikasi dan dokumentasi pengawasan pemilihan umum tahun 2019 bagi insan pers, Pemda, TNI dan Polri di Hotel Sakura Syariah Minggu (24/3/2019).

Dijelaskannya, Tugas Bawaslu adalah melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu,  pengawasan terhadap tahapan pemilu serta melakukan penindakan hukum adminitrasi, etik dan pidana pemilu, 

Tidak hanya itu pihaknya juga mengawasi keputusan yang berkenaan dengan penyelenggaraan pemilu serta berhak mengadili sengketa proses pemilu.

"Disini kita sangat membutuhkan peran serta rekan pers yang berkecimpung lansung ditengah masyarakat untuk mengawasi dan melakukan pencegahan serta memberikan informasi adanya dugaan pelanggaran kepada Bawaslu, "jelasnya.

Sementara itu Koordinator Divisi penindakan Bawaslu RI Ratna dewi Pettaloo mengungkapkan  Media merupakan partner yang tidak bisa dilupakan karena memiliki peran penting untuk membangun demokrasi.

Dikatakannya, terkadang Idealis wartawan dipertaruhkan, apakah mampu menyajikan berita netral sesuai data dengan tujuan untuk mencerdaskan masyarakat atau berita kepentingan untuk mendukung salah satu pihak. 

"Tidak bisa dipungkiri ada penemuan media yang terindikasi mendukung salah satu pihak sehingga tidak menyajikan berita berimbang dan itu terbaca oleh rakyat sehingga dilaporkan kepada KPI dan Bawaslu, "jelasnya.

Pihaknya berharap pengawasan Pemilu bisa dilakukan secara bersama-sama sehingga tercipta pemilu bersih adil damai dan berjalan sesuai peraturan yang sudah ditetapkan.

(han/adi)

Berita Terkait

Baca Juga