Tim BSPS Pastikan Bantuan Rehab Rumah di 50 Kota Berjalan Awal Mei 2019

Tim BSPS Pastikan Bantuan Rehab Rumah di 50 Kota Berjalan Awal Mei 2019 Tim Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Dinas PUPR Provinsi Sumbar dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi Kenagarian Ampalu, Kamis (4/4/2019). (Hajrafiv/Covesia.com)

Covesia.com- Heboh soal bedah rumah di Jorong Padang Mangunai, Kenagarian Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban yang membuat dua warga setempat kehilangan rumah langsung direspon cepat oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Tim Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Dinas PUPR Provinsi Sumbar dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi Kenagarian Ampalu, Kamis (4/4/2019). 

Dihadapan calon penerima bantuan, tim ini menjelaskan prosedur dan situasi bantuan tersebut. Tim BSPS yang bertatap muka langsung dengan puluhan masyarakat dan calon penerima bantuan pun mengakui bahwa ada keterlambatan dalam menyalurkan bantuan. 

Pasalnya, SK dari Dirjen Bagian Perumahan di kementerian PU baru keluar tanggal 26 Februari 2019 silam. Padahal untuk sosialisasi dan verifikasi data calon penerima bantuan sudah dilakukan pada November dan Desember 2018.

“Kami akui bantuan ini sedikit terlambat. Karena SK dari Dirjen Bagian Perumahan baru keluar tanggal 26 Februari 2019 kemarin. Sejak SK keluar kami langsung bekerja untuk memproses bantuan ini,” kata Pelaksana Teknis SMVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumbar, Syafruddin.

Saat ini, menurut dia, proses bantuan pada tahap seleksi fasilitator yang akan mendampingi penerima bantuan dalam pengerjaan rehab rumah. Termasuk menseleksi calon bank mana yang dijadikan tempat penerima bantuan membuka rekening tabungan.

“Besok (Jumat, 05/04/2019), kami sudah memulai seleksi fasilitator dan calon bank untuk proses bantuan ini. Hasilnya akan keluar pada tanggal 15 April 2019 mendatang. Jadi Awal Mei, kami pastikan bantuan ini sudah bisa berjalan,” ucap Syafruddin yang biasa di panggil Pak Ahok ini.

Menurut dia, persoalan yang mencuat kepermukaan tentang adanya fasilitator yang menyuruh warga untuk membongkar rumah adalah bagian miss komunikasi. Dalam kategori bantuan BSPS ada tiga bagian yaitu rumah yang rusak ringan, sedang dan berat. Jadi masyarakat yang membongkar rumahnya tersebut masuk dalam kategori rusak berat.

“Mungkin ada miss komunikasi disini. Saat Tim Fasilitator Lapangan (TFL) provinsi masuk ke sini, ada beberapa rumah yang masuk kategori rusak berat. Saat itu kami TFL berpikir proses SK dari Dirjen cepat keluar. Karena bantuan dikira akan datang, makanya TFL menyarankan untuk membongkar bagian-bagian yang sudah rusak berat tersebut. Tapi warga malah mengira membongkar seluruh bagian rumahnya,” katanya.

Ia juga memastikan dua warga yang telah membongkar rumahnya akan mendapatkan bantuan rehab rumah BSPS. Setelah fasilitator dan bank didapati, seluruh calon penerima bantuan akan dikumpulkan dikantor walinagari Ampalu untuk proses pembukaan rekening dan pendataan ulang.

Sebelumnya, masyarakat di Jorong Padang Mangunai, Kenagarian Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota dijanjikan program bedah rumah oleh salah seorang Caleg DPR RI Incumbent partai Gerindra, Ade Rizki Pratama melalui perpanjangan tangan Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Virmadona.

Dalam hal ini Wabup meradang karena ada fasilitator program yang meminta masyarakat membongkar warga penerima bantuan untuk membongkar rumahnya sendiri dan membangun pondasi secara mandiri. 

Akibatnya, dua warga di Jorong Mangunai membongkar rumahnya sendiri akhir Januari 2019 silam. Dalam pengakuan Wabup sebelumnya, tidak ada bantuan Rehab Rumah untuk Limapuluh Kota dan menyatakan janji Ade Rizki adalah palsu.

Menanggapi pernyataan Wabup ini, Virmadona menyatakan bantuan rehab rumah itu benar ada dan siap adu data dengan Wabup. 

Bantuan yang dimaksud Ade Rizki adalah BSPS dari Kementerian PU. Disini peran Ade Rizki disebutkan Virmadona sebagai legislatif yang menyuarakan hak masyarakat untuk bisa mendapatkan bantuan rehab rumah ke kementerian PU.

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha

Baca juga: Dijanjikan Bedah Rumah oleh Caleg Incumbent, Dua Warga Limapuluh Kota Kehilangan Rumah

Berita Terkait

Baca Juga