Tiga Rumah Sakit Pemerintah Terancam Batal Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Padang

Tiga Rumah Sakit Pemerintah Terancam Batal Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Padang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Asyraf Mursalina (Foto: Doni Syofiadi/Covesia)

Covesia.com - Tiga Rumah Sakit (RS) milik pemerintah terancam batal kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Padang, Sumatera Barat. 

Ketiga RS tersebut yakni, RSUD Dr. Rasidin Padang, RSUD Dr. Sadikin Pariaman dan RS Paru Sumatera Bara kabupaten Padang Pariaman. Ketiga RS tersebut dikarenakan belum terakreditasi hingga saat ini. 

"Kita memberikan batas waktu hingga 30 juni 2019, Jika lewat tenggat waktu, otomatis tidak kerjasama, walaupun rumah sakit pemerintah," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Asyraf Mursalina kepada awak media di Padang, Jumat (12/4/2019).

Mursalina mengatakan, ketetapan tersebut berdasarkan surat Menteri Kesehatan Nomor HK. 03.01/MENKES/768/2018 dan HK.03.01/MENKES/18/2019 untuk tetap dapat melanjutkan kerja sama dengan BPJS kesehatan.

"Kementerian Kesehatan sudah bersurat lo.., kepada seluruh provinsi, dan setahu saya sudah di disposisikan ke Dinkes masing-masing, sampai ke kabupaten/kota. Sudah diketahui, batasnya itu di 30 Juni," terang Kepala BPJS yang akrab disapa Lili itu.

Mursalina menjelaskan, RS yang tidak terakreditasi, kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan akan dihentikan sementara waktu hingga akreditasinya dipenuhi.

"Selama akreditasinya tidak ada, Kami tidak bisa membayarkan klaim atas pasien yang berobat di situ (RS tidak terakreditasi)," tegas Mursalina. 

Diketahui, BPJS wilayah kantor cabang Padang memiliki kerjasama dengan 34 RS yang tersebar di lima kab/kota di Sumatera Barat, yakni Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

(dnq) 

Berita Terkait

Baca Juga