Bawaslu Rekomendasi Satu TPS di Bukittinggi Lakukan PSU

Bawaslu Rekomendasi Satu TPS di Bukittinggi Lakukan PSU Proses penghitungan suara. Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kota Bukittinggi, Sumbar merekomendasikan satu TPS di kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Bukittinggi lakukan pemungutan suara ulang (PSU) karena terdapat 15 pemilih luar domisili melakukan pemilihan tanpa menggunakan formulir A5 (surat pindah memilih). 

Komisoner Bawaslu Bukittinggi, Eri Vatria mengungkapkan sebanyak 15 orang pemilih yang menggunakan E-KTP telah mencoblos di luar wilayah domisilinya, tanpa menggunakan formulir A5.

"Karena itu dilarang dalam undang-undang, maka direkomendasikan pemungutan ulang. Rekomendasi kami minta secara umum saja, kami minta PSU, yang mana yang akan di PSU adalah kewenangan KPU, tentu KPU mungkin lebih tau secara teknis," sebutnya, Senin (22/4/2019).

Sementara itu, Ketua KPU Bukittinggi Benny Aziz mengatakan pihaknya telah menerima surat rekomendasi PSU yang dikeluarkan oleh Bawaslu setempat.

"KPU telah menerima rekomendasi PSU dari Bawaslu terkait adanya 15 warga luar domisili tanpa menggunakan formulir A5 yang memilih di daerah tersebut," ujarnya. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga