Miliki 25 Paket Sabu, Pria Pengangguran di Padang Pariaman Terancam Hukuman Mati

Miliki 25 Paket Sabu Pria Pengangguran di Padang Pariaman Terancam Hukuman Mati Foto: Satnarkoba Polres Padang Pariaman

Covesia.com - Seorang pria pengangguran berinisial BH (30) terancam hukuman mati, usai tertangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Pariaman karena memiliki 25 kecil paket narkotika diduga jenis sabu-sabu.

BH yang merupakan warga Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman ini diringkus tim opsnal di salah satu rumah warga di Korong Talao Mundam yang lokasinya tak jauh dari kediaman pribadi BH, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 20.30 Wib. 

Dari tangan pria pengangguran tersebut, polisi menyita barang bukti (BB) berupa, 25 paket kecil diduga narkotika jenis sabu, 1 paket kecil narkotika jenis ganja kering sisa pakai yang dibungkus dengan tisu warna putih, 3 unit handphone, dan 1 buah helm yang digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho menjelaskan penangkapan kepada tersangka berawal dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat bahwa BH sering menguasai narkotika.

"Lalu tim mencoba untuk melakukan pengintaian kepada tersangka. Pada (15/5) sekira pukul 20.00 wib, tim opsnal melacak keberadaan BH di salah satu rumah di Korong Talao Mundam, Nagari Ketaping," ujarnya kepada Covesia.com, Kamis (16/5/2019). 

Saat dilakukan penggerebekan dirumah tersebut, dilanjutkan Kapolres, didapati satu paket narkoba diduga jenis ganja kering yang disimpan didalam sebuah helm yang diletakkan di teras rumah.

Selanjutnya BH dibawa kerumahnya untuk dilakukan penggeledahan lebih lanjut dan disana polisi mendapati 25 paket kecil diduga narkotika jenis sabu tersimpan rapi.

"Tersangka tak bisa mengelak saat polisi berhasil menemukan 25 paket narkotika diduga jenis sabu tersebut," imbuhnya. 

Atas perbuatnnya, ditegaskan Kapolres, tersangka dikenakan Pasal 111, 112, 113, 114 UU Narkotika Psikotropika nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara dan maksimal hukuman mati.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah berada di Mapolres Padang Pariaman untuk pengembangan lebih lanjut," tutupnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga