Persoalan Incinerator Dipertanyakan DPRD Payakumbuh

Persoalan Incinerator Dipertanyakan DPRD Payakumbuh Foto: istimewa

Covesia.com - Persoalan incinerator atau tempat pembakaran sampah medis yang sempat heboh di Kota Payakumbuh tahun lalu, kembali dipertanyakan oleh DPRD Kota Payakumbuh dalam sidang paripurna, Rabu (12/6/2019). Incinerator yang telah tiga kali berpindah tempat tindak kunjung beroperasi

"Ada anggaran daerah Rp1 miliar lebih untuk menghadirkan incinerator ini di Payakumbuh. Tapi tak kunjung beroperasi. Padahal sudah berulang kali berpindah tempat," ujar salah seorang anggota DPRD dari partai PBB, Syafrizal saat paripurna.

Disebutkannya, saat ini incinerator sudah berdiri di Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara setelah dipindahkan dari Limbukan, Payakumbuh Selatan.

"Kemarin di Limbukan, sekarang di Ompang Tanah Sirah. Tapi tetap tidak beroperasi. Apa persoalan yang membuat tidak beroperasi?," katanya.

Pernyataan Syafrizal ini langsung mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, Nasdem dan PDI-P. Mereka meminta agar incinerator ini segera beroperasi dan jelas bagaimana struktur manajemennya.

"Harus beroperasi. Berapa biaya pengadaan barang dan berapa juga biaya pemindahannya dari satu lokasi ke lokasi lain. Terima kasih kepada partai Demokrat, PDI-P dan Nasdem yang turut mendukung pernyataan saya ini. Kita harus dorong transparansi persoalan incinerator ini," jelas Syafrizal.b

Sebelumnya, persoalan incinerator sempat heboh di Kota Payakumbuh. Alat pembakaran sampah medis yang pengadaannya tahun 2015 ini beroperasi sebentar di belakang RSUD Adnan WD. Namun pengoperasiannya teehenti setelah mendapat penolakan dari warga sekitar RSUD Adnan WD karena takut imbas kimia yang dibakar oleh incinerator.

Mendapat penolakan ini, pihak RSUD memindahkan incinerator ke Limbukan, Payakumbuh Selatan. Namun hal yang sama juga terjadi, masyarakat menolak.

Kemudian, Pemko Payakumbuh memindahkannya ke Ompang Tanah Sirah. Belum sempat beroperasi, keberadaan incinerator didemo masyarakat Ompang Tanah Sirah.

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga