PPDB 2019, Ombudsman Sumbar Awasi Praktik Jual-Beli Kursi di Tingkat SMA

PPDB 2019 Ombudsman Sumbar Awasi Praktik JualBeli Kursi di Tingkat SMA Kantor Ombudsman Sumbar (Foto: Muhammad Iqbal/Covesia)

Covesia.com- Ombudsman Republik Indonesia  perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) siap mengawasi praktik jua-beli kursi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pemantauan akan dilakukan hingga PPDB berakhir. 

"Hingga kini kami terus memantau penyelenggaraan. Praktik kecurangan ini sangat rentan saat proses pendaftaran berlangsung," papar Rahmadian Novert, Koordinasi Pengawasan PPDB Ombudsman Sumbar di Padang, Jumat (12/7/2019). 

Novert mengatakan, praktik kecurangan saat rentan terjadi di sekolah favorit. Menurutnya, kecurangan ini akan merugikan wali murid yang ingin memasukan anaknya ke sekolah impiannya. 

"Kami terus melakukan upaya, tim kami sudah tersebar di sekolah favorit, seperti di SMA 1 hingga SMA 10 yang ada di kota Padang," kata Nover saat ditemui Covesia.com di kantor Ombudsman perwakilan Sumbar.

Baca juga: Wali Murid Diingatkan Waspadai Pungli Pakaian Seragam Sekolah

Novert menyatakan, pihaknya belum mendapat laporan ada oknum yang melakukan praktik jual-beli kursi. Sebab kasus ini biasa terjadi pada PPDB tahap akhir yang diadakan oleh sekolah. 

"Praktik ini biasanya melibatkan wali murid, siswa dan penyelenggara pendidikan di sekolah bersangkutan," paparnya. 

Baca juga: Merasa Dicurangi Lewat Jalur Zonasi, Puluhan Wali Murid Lapor ke Ombudsman Sumbar

Novert menyatakan, jika terdapat kecurangan pada PPDB berlangsung, Ombudsman Sumbar akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk ditindaklanjuti. "Jika ada kasus ini, kami akan serahkan ke Disdik," ucapnya.

Kontributor Padang: Muhammad Iqbal

Baca juga: Awasi PPDB, Ombudsman Sumbar Gandeng LSM

Berita Terkait

Baca Juga