Seorang Guru di Mentawai Ditemukan Bersimbah Darah di Penginapan

Seorang Guru di Mentawai Ditemukan Bersimbah Darah di Penginapan Seorang Guru PNS Ditemukan Bersimbah Darah di Penginapan Desa Tuapejat, Rabu (17/7/2019)(Foto: Polres Mentawai)

Covesia. com - Seorang guru agama PNS SMP 1 desa Saibi kecamatan Siberut tengah bernama Temazatulo Giawa (39) ditemukan bersimbah darah di kamar 204 di salah satu penginapan di Tuapejat kecamatan Sipora utara, Rabu (17/7/2019).

Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol Maman Rosadi saat dikonfirmasi lewat seluler mengatakan bahwa guru tersebut diketahui sedang mengurus SPJ Dana BOS. Korban menginap di penginapan tersebut sejak (11/7/2019) sampai kejadian nahas menimpanya pagi tadi. 

"Pagi tadi sekira pukul 04.00 WIB tamu lain dari penginapan itu mengaku melihat pintu kamar korban terbuka dan banyak darah," ungkap Kompol Maman Rosadi kepada Covesia. 

Selanjutnya, tamu tersebut kemudian memberitahu ke petugas penginapan dan petugas langsung melapor ke Polres sekira pukul 04.30 WIB dan Wakapolres segera ke TKP pada pukul 05.30 WIB.

Maman mengatakan kondisi korban mengalami luka di kepala yakni dekat pelipis, dan pada lehernya seperti ada bekas cakaran. 

"Ada luka robek dan bekas benda tumpul pada korban dimana  tengkoraknya retak. Oleh sebab itu kita menunggu  hasil visum korban yang dirujuk ke Padang sore ini," imbuh Maman. 

Korban sempat ditanyakan terkait penyebab ia mengalami kejadian nahas tersebut,  namun menurut pengakuan korban, ia tidak dapat mengingat kejadiannya dan tidak ingat siapa yang menganiayanya. 

"Hingga saat ini kami masih melakukan penyidikan. Kamar korban belum dibersihkan dan masih dalam penyidikan anggota. Saksi-saksi juga masih diperiksa di Polres Mentawai," terang Maman.

Wakapolres Mentawai ini menambahkan bahwa belum diketahui pasti motif terlukanya korban, apakah ada unsur perampokan atau karena sakit hati. 

"Untuk sementara tidak ada yang yang hilang. Uang masih utuh di rekening dan korban tidak membawa uang tunai. Hanya saja Handphonenya ia katakan hilang. Handphonenya sudah tidak aktif. Sementara HP samsung kecil ditemukan di bawah tangga," imbuh Maman. 

Pihaknya saat ini memgumpulkan barang bukti yang diamankan yakni selimut dan bantal yang banyak berlumuran darah.

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu


Berita Terkait

Baca Juga