Karhutlah di Pessel, Pemkab Pastikan Kondisi Udara Masih Baik

Karhutlah di Pessel Pemkab Pastikan Kondisi Udara Masih Baik Tim Gabungan tengah berusaha memadamkan api karhutla di Pessel (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Lingkungan Hidup, memastikan kondisi udara di daerahnya masih dalam kondisi baik, terkait dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi beberapa hari ini.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Pesisir Selatan, Darpius mengakui, sejauh ini belum ada dampak dan tanda-tanda kondisi udara yang berdampak buruk bagi masyarakat.

"Sesuai acuan dari laporan BMKG kondisi cuaca kita masih baik. Dan belum ada tanda-tanda dampak pencemaran udara,"ungkapnya pada wartawan melalui telepon genggam Selasa (13/8/2019)

Menurutnya, meski kondisi udara di Pessel saat ini masih baik. Pihaknya dari Pemkab mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

"Bagi masyarakat harus tetap waspada, apa lagi untuk yang beraktivitas diluar. Kalau seandainya kondisi udara mulai buruk. Kita juga mengimbau warga menggunakan masker,"ujarnya

Lanjutnya, ketika ditanyakan wartawan terkait alat pendeteksi udara. Pihaknya mengakui, Pemkab Pessel belum memiliki alat pendeteksi.

"Memang kita belum memiliki alat pendeteksi udara. Untuk saat ini kita masih mengacu pada pedoman BMKG saja,"tutupnya

Sebelumnya terkait Karhutlah, Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto mengatakan, sampai saat ini api belum dapat dipadamkan, karna tim yang dikerahkan untuk pemadaman api kesulitan. Hal itu, dikarnakan akses menuju lokasi kebakaran sangat sulit dan jauh.

"Tim gabungan BPBD, TNI/Polri sangat kesulitan dalam upaya pemadaman. Karna titik api sangat jauh dari sumber air, "ungkapnya

Ia menerangkan, dalam upaya pemadaman api pihaknya mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pessel, dengan jumlah 10 personil, 1 unit mobil ranger, 2 unit pompa apung dan Tim gabungan lainnya seperti TNI/Polri

"Selain itu, untuk pemadaman juga ada 2 unit pompa darat dan tiga unit pemadam kebakaran,"ujarnya.

Kontributor Pessel: Indra Yen

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga