Kasus Dugaan Pelecehan Pegawai Bank BRI Cabang Aur Kuning, Polisi Datangkan Pelaku

Kasus Dugaan Pelecehan Pegawai Bank BRI Cabang Aur Kuning Polisi Datangkan Pelaku Pelaku (kiri baju biru) saat di ruangan penyidik Polres Bukittinggi, Selasa (13/8/2019)(Foto: Ist)

Covesia.com - Dalami kasus dugaan pelecehan pegawai bank BRI cabang Aur Kuning, kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), polisi datangkan pelaku DHN yang merupakan mantan pimpinan cabang pembantu KCP bank tersebut dari kota Bogor setelah sebelumnya dua kali mangkir dari panggilan polisi, Selasa (13/8/2019).

Dari data yang dihimpun Covesia.com di lapangan, pelaku yang didampingi dua orang kuasa hukumnya datang untuk memenuhi panggilan penyidik reskrim Polres Bukittinggi.

Dalam panggilan tersebut pelaku diperiksa selama lebih kurang 3 jam untuk melengkapi P19 (Pengembalian berkas oleh pihak kejaksaan untuk dilengkapi oleh penyidik) diruang penyidik Reskrim Polres Bukittinggi atas kasus dugaan pelecehan yang dilakukan terhadap karyawan Bank BRI berinisial DP.

Saat dimintai keterangan usai dilakukan pemeriksaan, DHN tidak mau berkomentar banyak dan pergi begitu saja meninggalkan awak media yang telah menunggu sejak pagi.

"Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak, tanya saja penyidik," ucap DHN.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bukittinggi, AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo menuturkan pihaknya sedang melengkapi sejumlah berkas.

"Sedang dalam proses melengkapi petunjuk dari JPU. Setelah semuanya dirasa cukup untuk dikirim kembali berkas perkaranya. Setelah itu menunggu petunjuk kembali atau apakah dapat dinyatakan telah lengkap oleh JPU kota bukittinggi," jelasnya.

Cukup dalam artian, tambahnya petunjuk yang sudah diikuti semuanya dan setelah itu baru dikirim kembali.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga