Pengabdian Dosen UNP, Melatih Guru SD 01 Baringin Anam Menggunakan Macromedia Director

Pengabdian Dosen UNP Melatih Guru SD 01 Baringin Anam Menggunakan Macromedia Director Foto: istimewa

Covesia.com - Fungsi media dalam kegiatan pembelajaran adalah menyampaikan informasi dan tujuan dari pembelajaran, antara yang mengajar dengan yang belajar. Media tersebut diharapkan memberi kemudahan bagi orang yang belajar untuk menangkap, mencerna dan memahami informasi yang disampaikan, hingga tujuan pembelajaran bisa tercapai maksimal.  

Sederhananya, media dapat menjembatani dan mempengaruhi si penerima informasi dengan lebih cepat dari biasanya terhadap tangkapan informasi yang disampaikan.

Namun, dalam praktik belajar mengajar di sejumlah sekolah di tanah air, masih banyak ditemukan minimnya pemanfaatan media teknologi digital agar maksud dan tujuan pembelajaran lebih efektif.

Tim dosen Universitas Negeri Padang yang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, juga menemukan masalah serupa, khususnya di Sekolah Dasar (SD) Gugus 01 Baringin Anam Baso Kecamatan Baso. 

Tim yang terdiri atas tiga dosen Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektronika, Pendidikan Teknik Informatika yakni Rizkayeni Marta, S.Pd., M.Pd.T (Ketua), Vera Irma Delianti, S.Pd., M.Pd.T (Anggota 1), Yeka Hendriyani, S.Kom., M.Kom (Anggota 2) mencoba memberi solusi atas masalah yang ditemukan itu melalui pelatihan “Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia.”

“Kegiatan ini sesuai dengan yang diamanatkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) agar perguruan tinggi dapat menemukan solusi dan mengatasi persoalan-persoalan yang timbul dalam dunia pendidikan, dan kontribusi untuk peningkatan daya saing masyarakat dan negara,” sebut Rizkayeni Marta.

Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di samping melaksanakan pendidikan sebagaimana diamanahkan oleh Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 20.

Sejalan dengan kewajiban tersebut, Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 45 menegaskan bahwa penelitian di perguruan tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. 

Rizkayeni mengatakan, dalam kegiatan dengan tema “Peningkatan Kemampuan Guru Sekolah Dasar dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia di Gugus 01 Baringin Anam Kecamatan Baso Kabupaten Agam,” tim mencoba berbagi pemahaman tentang pentingnya pemanfaatan software/ aplikasi berbasis teknologi multimedia.

“Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2019, dengan sasaran para guru di SD Gugus 01 Barangin Anam, Kecamatan Baso,” ujar Rizka. 

Guru-guru di SD 01 Barangin Anam dilatih untuk membuat Media Pembelajaran berbasis multimedia menggunakan software aplikasi Macromedia Director.

Macromedia director  merupakan salah satu aplikasi yang mendukung pembuatan proyek-proyek multimedia. Biasanya digunakan dlm pembuatan animasi 2D, 3D, media pembelajaran berbasis multimedia dan lainnya.

 

Dalam pemanfaatan media pembelajaran, tim menemukan sejumlah masalah terutama kurangnya pengetahuan dan kemampuan Guru-guru SD Gugus 01 Barangin Anam dalam mengembangkan media pembelajaran khususnya yang berbasis Multimedia.

“Sebagian guru-guru masih menerapkan pembelajaran yang bersifat konvensional seperti penggunaan buku ajar teks dan papan tulis,” ungkap Vera Irma Delianti. 

Menurut Vera, di era digitaliasi saat ini, para siswa pada umumnya sudah cukup familiar menggunakan perangkat teknologi digital. 

“Selain itu, tuntutan ‘Kurikulum 13’ mengharuskan guru-guru menyediakan media pembelajaran menggunakan teknologi,” sebutnya.

Vera menjelaskan, solusi yang ditawarkan atas kendala itu adalah melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia menggunakan aplikasi Macromedia Director sehingga guru bisa membuat media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

“Pelatihan yang diberikan kepada guru mengenai aplikasi Macromedia Director dapat dipergunakan dalam pembuatan media pembelajaran yang kreatif, inovatif dalam penguasaan era teknologi, sehingga bisa memicu minat, ketertarikan siswa, rasa ingin tahu, motivasi serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa,” imbuh Yeka Hendriyani.

Yeka menjelaskan, para guru sangat antusias dan bersemangat dengan adanya pelatihan itu. Apalagi, pelatihan ini dinilai sesuai dengan tuntutan ‘Kurikulum 13’ yang mengharuskan pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi. 

“Para guru diharapkan mampu membuat media pembelajaran berbasis multimedia sesuai mata pelajaran yang jadi tanggung jawab mereka. Para guru juga mengharapkan kegiatan serupa dapat digelar kembali untuk tahun-tahun mendatang,” tambah Yeka.

Di sisi lain, sebut Yeka, pelatihan yang diberikan kepada guru mengenai aplikasi Macromedia Director dapat dipergunakan dalam pembuatan media pembelajaran yang kreatif, inovatif dalam penguasaan era teknologi.

“Tim mengharapkan, para kegiatan ini berimplikasi pada minat, ketertarikan siswa, rasa ingin tahu, motivasi serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD 01 Baringin Anam khususnya,” pungkas Yeka. 

Berita Terkait

Baca Juga