Tim SAR Temukan Kapal Nelayan yang Hilang di Pasbar dalam Keadaan Selamat

Tim SAR Temukan Kapal Nelayan yang Hilang di Pasbar dalam Keadaan Selamat Kapal KM TIMNAS 3 GT yang ditarik oleh kapal Tim SAR, Rabu (21/8/2019)(Foto: Dok.Basarnas)

Covesia.com - Kapal KM TIMNAS 3 GT beserta tiga orang Nelayan yang sempat dilaporkan hilang pada (19/8) kemarin di Laut Karangbayang, Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat, Sumatera Barat, sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

Koordinator Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi kepada Covesia.com, mengatakan Kapal beserta ketiga korban tersebut ditemukan oleh Tim SAR Gabungan tengah terdampar di daerah Ujung Biang Laut Air Bangis, Kecamatan Sungai Bremas, Pasbar sekitar pukul 10.10 WIB tadi, Rabu (21/8/2019).

"Alhamdulillah ketiga korban ditemukan dalam keadaan selamat. Usai ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi Kapal Beserta ketiga Nelayan ke arah Pulau Panjang. Tadi sekitar pukul 13.40 WIB, sudah sampai di Dermaga Air Bangis," terang Zulfahmi.

Pihaknya juga kata dia bakal memastikan kesehatan ketiga korban ke Puskesmas setempat.

"Guna memastikan korban tidak mengalami sakit yang berarti selama terombang-ambing di Laut sejak (19/8) kemarin. Karena cuaca di Laut selama tiga hari ini kurang stabil akibat diterjang badai," tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada Nelayan yang hendak melaut untuk berhati-hati ditengah cuaca Badai ini. "Agar tidak mengalami nasib yang sama seperti korban ini. Kemudian sebelum berangkat, pastikan semua perlengkapan beserta mesin Kapal dalam keadaan bagus," tutupnya.

Sebelumnya, kapal KM TIMNAS 3 GT beserta tiga orang nelayan dilaporkan hilqng usai pergi melaut untuk mencari ikan sejak sejak pukul 13.00 WIB, (19/8) kemarin.

Adapun ketiga korban yaitu Zarlan (60) sebagai nahkoda, Saprimanto (15), dan M. Rais (18). Ketiga korban merupakan warga Pasaman Barat.

Kapal beserta ketiga Nelayan itu tidak bisa balik karena kondisi mesin kapal KM Timnas 3 GT dalam keadaan rusak. Ditambah angin badai yang kencang sehingga menyebabkan nelayan tersebut tidak bisa pulang, sehingga dilaporkan hilang.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga