Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes, Polisi Tahan Mantan Direktur RSUD Rasidin Padang

Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes Polisi Tahan Mantan Direktur RSUD Rasidin Padang Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan (Foto: Covesia/ M.Iqbal)

Covesia.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang secara resmi menetapkan tersangka AS dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Rasidin Padang tahun 2013. Dalam kasus itu, negara mengalami kerugian mencapai Rp 5,1 Miliar.

"Kami sudah tetapkan tersangka, AS sudah kami tahan di Mapolsek Padang Timur, penahanan kami lakukan setelah adanya pemeriksaan terhadap tersangka," ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Rabu (11/9/2019).

Yulmar mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap inisial AS dan empat orang lainnya yang masih dalam tahap pemeriksaan. "Dari hasil penyelidikan ditetapkan lima orang tersangka," lanjutnya.

"Kemungkinan ada tersangka baru, nantinya akan ada pemeriksaan tambahan, tidak menutup kemungkinan, ada tersangka lainnya," imbuhnya.

Ia menyebutkan, untuk empat tersangka lainnya yang merupakan pihak ketiga masih belum ditahan karena belum datang memenuhi panggilan pertama yang diserahkan sepekan yang lalu.

"Empat orang tersangka lainnya nanti akan kami kirimkan lagi surat panggilan kedua, jika masih tidak hadir, maka akan kami lakukan upaya paksa," sambungnya.

Lanjut Yulmar, modus dari kasus korupsi ini adalah dengan cara mengangkat harga, satuan barang dari alat kesehatan, membuat dokumen fiktif dan mengatur proses lelang. "Modusnya merupakan markup, nanti akan kita detailkan lagi," ucapnya.

"Dalam hal tindak pidana korupsi tentunya kita mengacu kepada audit investigasi yang dikeluarkan oleh BPK, dari situlah kita tetapkan tersangka dengan dasar kerugian negara yang ditimbulkan dari alat kesehatan tersebut sebanyak Rp5,1 Miliar," tuturnya.

Kontributor: M.Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga