Dharmasraya Belum Aman dari Karhutla, BPBD Lakukan Pemadaman Manual

Dharmasraya Belum Aman dari Karhutla BPBD Lakukan Pemadaman Manual Foto: Dokumen Pemkab Dharmasraya

Covesia.com - Kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan belakangan, membuat sejumlah wilayah terancam bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan. Termasuk di Kabupaten Dharmasraya, bencana serupa juga turut melanda. Sejumlah wilayah terkena dampak.

Setelah beberapa waktu lalu kebakaran lahan terjadi beruntun di sejumlah titik wilayah Dharmasraya, baru-baru ini BPBD Kabupaten Dharmasraya kembali melaporkan karhutla kembali terjadi di Jorong Bukik Kompe Kanagarian Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung. Diperkirakan, setengah hektar lahan milik warga bernama Nita (28), hangus terbakar.

Karena sulitnya kendaraan BPBD menjangkau lokasi, upaya pemadaman hanya dapat dilakukan dengan cara manual oleh BPBD bersama masyarakat dan pemilik lahan.

Tidak hanya karhutla, sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya saat ini juga terancam kekeringan. Di beberapa wilayah, masyarakat mulai sulit mendapatkan air.

Atas kondisi ini, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan langsung memberikan instruksi kepada sejumlah OPD terkait untuk segera mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan.

Mendapat instruksi bupati, BPBD bersama Dinas Sosial P3APPKB, langsung bergerak cepat. Lima tangki air bersih dari dua instansi ini disalurkan untuk membantu masyarakat yang dilanda kekeringan.

Dilaporkan, beberapa wilayah yang terkena dampak kekeringan diantaranya adalah Jorong Lakuak Sontol dan Jorong Koto, Nagari Koto Baru, Nagari Sialang Gaung dan Nagari Ranah Palabi.

(ril)

Berita Terkait

Baca Juga