13 Orang Meninggal Dunia Akibat HIV/AIDS di Kota Pariaman, Penyebab Terbesarnya Karena Gay

13 Orang Meninggal Dunia Akibat HIVAIDS di Kota Pariaman Penyebab Terbesarnya Karena Gay Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Penyakit HIV/AIDS menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang. Sebab penyakit menular ini menjadi salah satu penyebab kematian bagi banyak orang. 

Tahun 2019 ini, untuk Kota Pariaman, tercatat dari data yang dimiliki pemerintah kota tersebut, ada sekitar sembilan kasus yang mengidap penyakit HIV/AIDS. Tiga orang diantaranya sudah meninggal dunia, enam orang masih berobat.

"Data yang kami miliki, saat ini ada sembilan kasus, tiga orang sudah meninggal dunia, enam orang masih dalam pengobatan," ucap Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, pada Jumat (20/9/2019).

Lanjut Mardison, sedangkan untuk Kota Pariaman penyebab terbanyak dalam penularan penyakit HIV/AIDS tersebut, yaitu karena hubungan laki - laki sama laki atau gay.

"Ada sekitar 25,9 persen disebabkan karena gay. 5,6 persen akibat hubungan seks bebas yaitu pekerja seks komersil (PSK). Selebihnya karena jarum suntik dan narkoba," sebut Mardison.

Mardison menyebutkan, kalau dari data sejaka tahun 2009 sampai sekarang ini, sudah ada 51 kasus penyakit HIV/AIDS di Kota Pariaman. 29 orang diantaranya merupakan warga Kota Pariaman, selebihnya orang pendatang.

"Kemudian 13 orang sudah meninggal dunia. Agar tidak ada lagi korban selanjutnya, kami mengharapkan semua pihak harus bisa ikut memerangi penyakit tersebut," kata Mardison.

Dikatakan Mardison, untuk pemerintah sendiri, dalam memerangi penularan penyakit tersebut, sudah mengeluarkan perda

tentang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Kami dari pemerintah sudah mengeluarkan peraturan daerahnya tentang LGBT ini, semoga ditahun 2020 penyakit menular ini bisa terkikis di Kota Pariaman," ucapnya. Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin.

Kontributor: Perimusliadi

Berita Terkait

Baca Juga