Terkait Pelarangan Pedagang Keliling, Pihak SDN 11 Lubuk Buaya Bungkam

Terkait Pelarangan Pedagang Keliling Pihak SDN 11 Lubuk Buaya Bungkam SDN 11 Lubuk Buaya


Covesia.com - Pihak SDN 11 Lubuk Buaya bungkam saat dikonfirmasi terkait larangan kepada pedagang keliling berjualan di lingkungan sekolah tersebut.

Kepala sekolah SDN 11 Lubuk Buaya, Syahril sempat menjawab telepon dari covesia, namun menjanjikan untuk bisa wawancara via telepon pukul 12.00 WIB, Sabtu (21/9/2019). “Saya sedang ada kegiatan, nanti siang hubungi saja lagi,” ujarnya.

Namun, setelah dihubungi lagi, lebih dari lima kali untuk mengorfirmasi alasan pelarangan pedagang, Syahril tidak mengangkat telepon. Pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp hanya dibaca saja.

Sebelumnya diberitakan bahwa pedagang di bawah perlindungan Asosiasi pedagang kecil dan Keliling (ASPEKK) menyerahkan permasalahan berdagang di sekitaran SDN 11 Lubuk Buaya kepada pengacara karena supaya pihak sekolah mau menjelaskan alasan pelarangan tersebut.

“Saya berharap ada jalan keluar terbaik untuk permasalahan ini. Sebab bagi kami, alasan yang diberikan tidak benar adanya, karena makanan yang dijual sama sekali tidak berbahaya bagi kesehatan,” jelas Hendra, salah seorang pedagang keliling yang biasa berjualan di depan SDN 11 Lubuk Buaya.

Terkait mengganggu ketertiban umum, hendra membantahnya. “Namun saat ini pihak sekolah malah memagar trotoar dan meletakkan pot besar di dekat pedagang biasa berjualan. Akibatnya tidak hanya pedagang, orangtua yang menjemput anaknya pun tumpah ruah ke jalan,” tutupnya.

Baca Juga: Terkait Larangan Berdagang di SDN 11 Lubuk Buaya, ASPEKK Minta Bantuan Pengacara

Kontributor: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga