Agar Tidak Perparah Kualitas Udara, Pemkot Pariaman Imbau Masyarakat Tak Melakukan Pembakaran

Agar Tidak Perparah Kualitas Udara Pemkot Pariaman Imbau Masyarakat Tak Melakukan Pembakaran (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul (Foto: Covesia/ Peri)

Covesia.com - Agar tidak menambah parah kualitas udara, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, imbau masyarakat untuk sementara tidak membakar lahan untuk dijadikan ladang, serta sampah dan jerami.

"Imbauan itu sudah kami sampaikan melalui puskesmas di masing - masing desa dan kelurahan di Kota Pariaman," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul di Pariaman, pada Sabtu (21/9/2019).

Lanjut Syahrul, soalnya kalau masyarakat masih melakukan pembakaran, maka asap akan bertambah dan kualitas udara juga semakin memburuk.

"Untuk saat ini di Kota Pariaman, data yang kami terima, kualitas udaranya sudah memasuki tahap yang kurang baik," sebut Syahrul.

Syahrul menyebutkan, saat ini yang sangat mengkwatirkan itu, imbauan dan larangan sudah disampaikan, namun pihaknya masih menemukan warga yang membakar sampah dan jerami.

"Padahal ini akan memperburuk kualitas udara. Ujung - ujungnya akan berimbas kepada semua warga di kota ini," ucapnya.

Syahrul mengharapkan, kepada semua masyarakat, untuk bisa benar - benar sadar dengan kondisi saat ini, dan jangan melakukan pembakaran lagi.

Sementara itu, Syahrul juga menyampaikan, meski Kota Pariaman juga terdampak kabut asap dalam beberapa pekan terakhir. Namun hingga saat ini belum ada catatan warga yang mengalami infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di sini.

"Belum ada lapor dari puskesmas dan rumah sakit di sini, terkit masyarakat penderita ISPA semenjak kabut asap ini. Kemudian beberapa hari ini sudah 15 ribu masker yang kami bagikan," ujar Syahrul.

Kontributor Pariaman: Peri Musliadi


Berita Terkait

Baca Juga