Salut, Perantau Asal Limapuluh Kota ini Bangun Jalan Sepanjang 6 KM Pakai Uang Pribadi

Salut Perantau Asal Limapuluh Kota ini Bangun Jalan Sepanjang 6 KM Pakai Uang Pribadi Zamhar Pasma Budi, Perantau Asal 50 Kota ini Bangun Jalan Sepanjang 6 KM Pakai Uang Pribadi

Covesia.com - Merasa tak puas dengan pelayanan pemerintah akan kampung halamannya, salah seorang perantau sukses asal Nagari Banja Loweh, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Zamhar Pasma Budi berinisiatif menggelontorkan uang pribadinya untuk membangun jalan sepanjang 6 KM.

Jalan ini merupakan akses transportasi antara Nagari Banja Loweh, Andiang dan Koto Tangah di Kecamatan Bukit Barisan yang telah lama rusak parah.

Proses pengerjaan jalan ini telah berlangsung sebulan belakangan dan telah merampungkan sekitar 70 persen perencanaan pembangunan jalan biaya pribadi ini.

Pantauan covesia.com di Nagari Banja Loweh, Rabu (25/09/2019), terlihat beberapa pekerja tengah mengerjakan coran bahu jalan. Untuk jalan yang beraspal dan masih kondisinya masih bagus, dilakukan pelebaran bahu jalan.

Namun, jika ada jalan yg belum beraspal atau rusak berat akan dilakukan pengecoran ulang di seluruh badan jalan

"Ini proyek pribadi yang dibiayai pak Zam,"ucap salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya. Setelah ditanya lagi, siapa itu Pak Zam, ternyata yang dimaksud tukang tersebut adalah putra asli Nagari Banja Loweh yang sukses membangun usaha di Malaysia dan Kalimantan. 

Setelah mendapatkan kontak Zamhar ini, Covesia mencoba menghubunginya melalui seluler dan ternyata yang bersangkutan tengah berada di kampung halaman.

Diakuinya, perbaikan jalan ini inisiatif pribadi karena minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terhadap pembangunan di Kecamatan Bukit Barisan. Sudah sangat banyak proposal dan aspirasi masyarakat Bukit Barisan yang selama ini diacuhkan oleh Pemerintah. 

"Jika terus menunggu harapan palsu dan janji-janji, kampung saya tidak kunjung berubah. Makanya saya infakan rejeki saya ke saudara-saudara di kampung untuk bangun jalan. Setidaknya, ini bisa ssbagai koreksi ke Pemkab Limapuluh Kota yang terus menganaktirikan Bukit Barisan," jelasnya.

Untuk mencor jalan ini, Zamhar sudah menggelontorkan biaya Rp 1,2 miliar dan sudah memperbaiki jalan sepanjang 4 Km. Targetnya jalan yang akan diperbaiki sepanjang 6 km.

"Uang yang keluar sudah Rp 1.2 Miliar dan sudah berjalan 4 km. Target saya jalan yang diperbaiki sepanjang 6 km," katanya.

Dalam rencananya, finishing pengerjaan jalan ini ditargetkan akhir bulan Oktober 2019 mendatang. Jika dikemudian hari ada perbaikan dan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat, dirinya akan membuka diri untuk membantu.

"Insya Allah saya akan bantu kampung halaman ini terus. Yang saya minta hanya doa. Sangat penting doa-doa dari sanak saudara dikampung. Karena doa mereka saya bisa mendirikan perusahaan property di Malaysia, Tambang Batubara di Kalimantan dan perusahaan IT di Dubai. Tapi sebelum saya yang berbuat, sangat berharap ada perhatian dari Pemkab Limapuluh Kota terlebih dahulu," ungkapnya.

(Agg)

Berita Terkait

Baca Juga