Disebut Sering Kabur saat Didemo Mahasiswa, Gubernur Sumbar: Itu Dusta!

Disebut Sering Kabur saat Didemo Mahasiswa Gubernur Sumbar Itu Dusta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat melakukan audiensi terkait tuntutan mahasiswa soal permasalahan pertanian dan Karhutla, Rabu (2/10/2019)(Foto: Covesia/ M.Iqbal)

Covesia.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno disebut sering kabur dan menghilang saat didemo oleh mahasiswa. Menanggapi itu, Irwan pun angkat bicara. 

Sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur melakukan audiensi untuk membahas soal tuntutan para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar.

Dalam kesempatan itu, salah seorang perwakilan dari Universitas Negeri Padang (UNP) menyebutkan, para mahasiswa hanya ingin bertemu dengan gubernur.

"Sekarang kita dipertemukan dengan bapak gubernur yang telah seminggu lebih menghilang, tidak tahu di mana, kami ingin bapak gubernur mendatangi rakyatnya, yang kali ini diwakili oleh mahasiswa, kami ingin bapak jangan kabur lagi," tuturnya di ruang rapat Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (2/10/2019).

Menanggapi pernyataan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, dirinya tidak menghilang dan kabur.

"Jadi saya tidak menghilang, saya mengerjakan yang benar, saya tidak kabur," ujarnya.

"Saya kabur dan menghilang, itu dusta dan bohong, jangan ada dusta di antara kita. Itu, tanya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di mana saya berada," lanjut Irwan.

Irwan menguraikan, saat mahasiswa menggelar aksi, waktu itu dirinya memiliki beberapa agenda kunjungan kerja, seperti rapat dengan pihak UNESCO, memimpin pelantikan bupati Pasaman Barat dan menghadiri acara bersama Menpan dalam rangka menandatangani provinsi percontohan pelayanan publik.

"Saya tidak mendatangi mahasiswa saat demo itu bukan karena menghilang dan kabur, jadi jangan sebut itu lagi ya adinda," sebut Irwan kepada para mahasiswa.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menginginkan mahasiswa paham dengan tata pemerintahan.

"Mahasiswa minta bertemu gubernur langsung jam segitu ya tidak bisa, karena semua butuh prosedur," ujarnya.

Kontributor: Muhammad Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga