Miliki PLTBm Tenaga Bambu Pertama, Bappeda Mentawai: Kami Berharap dapat Dijadikan Percontohan

Miliki PLTBm Tenaga Bambu Pertama Bappeda Mentawai Kami Berharap dapat Dijadikan Percontohan Kepala Bappeda Kepulauan Mentawai Naslindo Sirat (pojok kiri) bersama Insannul Kamil Dekan Fakultas Teknik Unand (tengah) dan Bambang Dwiyanto GM PT PLN Wilayah Sumbar (kanan) saat menjadi pembicara dalam diskusi publik Sumbar Energi Baru Terbarukan (EBT)

Covesia.com - Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berbahan bakar bambu telah beroperasi di Kabupaten Mentawai sejak diresmikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada Selasa (17/9) lalu, hingga saat ini sebanyak 1.233 Kepala Keluarga telah menikmatinya.

PLTBm bambu ini dibangun di tiga desa di Pulau Siberut, yakni desa Saliguma, Madobag dan Matotonan, dengan total kapasitas 700 kW. Pembangkit yang terletak di pulau paling ujung di Provinsi Sumatera Barat ini  merupakan yang pertama di Asia Pasifik.

Baca juga: Pembangkit Biomassa Bambu Siap Beroperasi di Mentawai

"Kita bangga dengan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa berbahan bakar bambu ini, tapi kita tentunya tidak berhenti untuk berbangga diri, kita akan harus terus berinovasi dan menularkan ini kepada pemda-pemda lain melakukan hal-hal yang sama atau bahkan lebih," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Naslindo Sirait kepada Covesia saat menghadiri pertemuan diskusi publik sumbar dan energi baru terbarukan (EBT) di Padang, Rabu (9/10/2019).

"Bagi kami, tantangan yang harus kami upayakan adalah bagaimana kami terus menjaga kesinambungan ini (PLTBm), jadi jangan hanya kita bangga, tapi bagaimana ini terus berkembang. Kita jaga dan memunculkan inovasi dan skema-skema yang tentunya lebih baik, lebih efisien dan ramah lingkungan," terang Naslindo.

Untuk bahan baku bambu, Pemkab Mentawai telah mempersiapkannya sejak 2015, dimana warga sekitar telah diberikan pembekalan untuk menanam bambu.

"Untuk bahan baku, selain yang ada sekarang, tentu kita sudah tanam bambu dalam dua tahun ini, sehingga pada tahun ketiga atau keempat kita sudah bisa panen, itu kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat pada tahun 2015, sejak awal-awal program ini dilakukan," tutur Naslindo.

Baca juga: Pengembangan Listrik Biomassa Bahan Bambu di Mentawai Akan Genjot Perekonomian

Kedepannya, selain tiga PLTBm di Pulau Siberut, Pemkab Mentawai juga akan membangun pembangkit bernahan bakar bambu ini di tujuh desa lainya di Kabupaten Kepulauan Mentawai.  

(dnq)

Baca juga: Energi Baru Terbarukan di Sumbar akan Dikupas Tuntas

Berita Terkait

Baca Juga