Terkait Penumpang Trans Padang Diturunkan Tak Punya Brizzi, Ini Kata Dinas Perhubungan

Terkait Penumpang Trans Padang Diturunkan Tak Punya Brizzi Ini Kata Dinas Perhubungan Trans Padang saat menurunkan penumpang di salah satu Halte di jalan Sudirman, Senin (14/10/2019)(Foto: Covesia/ M.Iqbal)

Covesia.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Dian Fakri menanggapi persoalan yang dialami oleh Reno Fernandes yang diturunkan oleh pramugara karena tidak memiliki kartu Brizzi saat mengguna jasa layanan transportasi Trans Padang. 

Dian Fakri menerangkan, sebenarnya sederhana persoalannya, yang bersangkutan bisa saja menggunakan kartu penumpang lain dengan langsung membayar uang Rp3.500 kepadanya. 

"Jika tidak ada kartu, minta tolong saja ke penumpang lain untuk menempelkan kartu dan lalu bayar uang tunai ke orang itu," papar Dian Fakri saat dihubungi oleh Covesia.com, Senin (14/10/2019). 

Baca: Penumpang TransPadang Diturunkan Karena Tak Punya 'Brizzi', Sosiolog: Seharusnya Jangan Ada Monopoli

Lanjut Dian, ia tidak mengetahui apakah yang bersangkutan bersikukuh untuk tetap membayar dengan kartu lainnya atau memang tidak memiliki uang tunai disakunya. "Saya tidak tahu, apakah dia bersikukuh mengedepankan ini monopoli," ucapnya. 

Jika memang bersangkutan mengedepankan ini monopoli dan beranggapan tidak bisa menggunakan kartu lain, Dian Fakri menuturkan, persoalan itu sudah dibahas, memang ada alat yang menerima seluruh kartu. Namun, saat ini Trans Padang hanya memiliki 25 bus dengan pendapatan Rp25 juta per hari. 

"Tahun 2016 kita sudah menawarkan ini ke seluruh bank, jika alat itu digunakan, maka kita juga berbagai penghasilan dengan bank yang bersangkutan, selain untuk bank, uang penghasilan dari Trans Padang juga akan diserahkan ke kas daerah," paparnya. 

Dian menyebutkan, memang petugas yang bekerja di Trans Padang memiliki kartu Brizzi namun tidak diperuntukkan untuk penumpang. "Kami ingin memotong permasalahan ini, jika penumpang terus melayani seperti itu, kesannya nanti ada sogok-menyogok," tuturnya. 

"Kita tidak merazia penumpang yang tidak memiliki kartu Brizzi tapi merazia penumpang yang tidak memiliki struk yang digunakan sebagai alat bukti pembayaran," katanya. 

Tambah Dian, pihaknya pun meminta maaf jika bersangkutan tidak menerima kebijakan yang telah ditetapkan. "Kami mohon maaf jika bersangkutan tidak menerima kebijakan," imbuhnya.

Kontributor: M.Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga