Kabut Asap Kembali Selimuti Agam, Masyarakat Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah

Kabut Asap Kembali  Selimuti Agam Masyarakat Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah Kabut asap kembali terlihat menutupi kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). (Foto: Johan Utoyo/covesia)

Covesia.com - Kabut asap kembali terlihat menutupi kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) seiring dengan  menyusul banyaknya temuan titik api yang membakar lahan dan hutan di proivinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Informasi yang dirangkum dari masyarakat di Beberapa kecamatan di kabupaten Agam, kabut kembali terlihat pekat semenjak 3 hari terakhir.

"Kembali tebal debunya, jika melihat arah ke Danau Maninjua, bukit di sekeliling danau tidak terlihat begitu jelas," ujar Efri (25) warga Ambun Pagi, Kecamatan Matur saat di konfirmasi Covesia.com Rabu (16/10/2019).

Hal senada juga diungkapkan Arman Aciak Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Agam, dikatakannya pekatnya kabut asap cukup menyulitkan nelayan untuk memprediksi cuaca sehingga membuat sebagian besar pencari ikan yang memutuskan tidak melaut.

"Tidak bisa melihat bintang dan awan, apalagi saat ini sedang musim angin selatan, kami tidak bisa hanya memprediksi dengan pergerakan angin," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Kasat Pol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra mengimbau masyarakat untuk kembali menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Kita juga mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan, perbanyak mengkonsumsi air putig serta tidak melakukan pembakaran sampah hasil panen maupun pembukaan lahan," imbaunya

(han)

Berita Terkait

Baca Juga