''Kami Ditikam Polusi'' Aksi LBH Padang Bersama SDN 19 Sijantang Sawahlunto

Kami Ditikam Polusi Aksi LBH Padang Bersama SDN 19 Sijantang Sawahlunto Foto: Laila Marni

Covesia.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang bersama Siswa SDN 19 Sijantang, Sawahlunto melakukan aksi penembakan cahaya proyektor dengan latar PLTU Ombilin bertuliskan "Kami Ditikam Polusi".

Baca : Berikut Bahaya Abu PLTU Ombilin yang Dihirup Masyarakat Sijantang

"Aksi ini sebagai bentuk penyampaian kondisi ril yang setiap hari dihadapi masyarakat Sijantang," ungkap Wendra, Direktur LBH, Rabu malam (16/10/2019) di halaman SDN 19 Sijantang.

Lebih lanjut Wendra mengatakan bahwa Indonesia sedang sibuk memikirkan solusi kabut asap. "Namun orang-orang di Sijantang Koto hampir setiap hari menghadapi udara kotor. Ironisnya, tak ada yang memberikan bentuk perhatiannya secara nyata," terangnya.


Tak hanya itu, yang paling membahayakan adalah kondisi anak-anak SDN 19 Sijantang Koto. "Sekolah mereka berada tepat di depan PLTU Ombilin, tak ada perhatian untuk kesehatan mereka, nyatanya mereka adalah penerus untuk masa depan," ujarnya.

"Bagaimana mereka akan memimpin suatu hari nanti, padahal sekarang mereka tumbuh dengan udara yang buruk sebab debu yang mau tak mau mereka harus hadapi," jelasnya.

Kehadiran LBH di Sijantang Koto tak lain ingin memperjuangkan hak-hak masyarakat khususnya siswa SDN 19 Sijantang Koto. 

Mereka tak hanya menghirup abu dari cerobong tapi juga abu yang ditumpuk. "Bila angin datang, abu itu menghinggapi makanan anak-anak, saya tau itu tidak sehat, namun apalah daya," ungkap salah seorang wali murid SDN 19 Sijantang Koto yang turut hadir saat aksi yang dilakukan LBH.

Wendra mengatakan pihak PLTU harus segera mengambil tindakan. "Apakah jatuh korban satu persatu baru ditindaklanjuti. Jika masih tidak diindahkan, kita akan bertemu di pengadilan," tegasnya.

Kontributor: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga