20 Kali Beraksi di Wilkum Polres Bukittinggi, Spesialis Curanmor Ini Dibekuk di Pasaman

20 Kali Beraksi di Wilkum Polres Bukittinggi Spesialis Curanmor Ini Dibekuk di Pasaman Pelaku curanmor saat diamankan di Mapolres Bukittinggi, Rabu (17/10/2019)(Foto: Ist)

Covesia.com - Tim anti kejahatan dengan kekerasan (Jatanras) Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di jalan Jalur 32 Kampung Cubadak Nagari Lingkungan Awua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, Rabu (16/10/2019).

Lima hari mencari target di Pasaman Barat, akhirnya tim berhasil membawa pelaku spesialisasi curanmor ke Polres Bukittinggi.

Pada Minggu (13/10/2019), tim mendapatkan informasi bahwa target operasi berada di Aia Bangih, Kabupaten Pasaman Barat dan melalui informasi tersebut tim langsung bergerak menuju lokasi dan mencari target selama lima hari sebelum akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

Ketua tim anti Jatanras Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama, Kamis (17/10/2019) mengungkapkan pelaku merupakan target operasi yang telah beraksi di 20 lokasi di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

"Tiga hari pencarian pelaku mencurigai keberadaan Polisi dari Bukittinggi yang berkeliling di kampung tersangka dan sempat melarikan diri ke daerah Simpang Empat Pasaman Barat ke rumah kerabat pelaku," ungkapnya.

Ia menerangkan tim langsung bergerak ke arah yang dimaksud dengan meminta bantuan Polres Pasaman untuk menunjukkan wilayah yang diduga tersangka berada disana. Dan selama dua hari berada di Simpang Empat Pasaman Barat tim melakukan pencarian dan informasi terhadap pelaku.

Pada Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 17:30 WIB, Tim anti Jatanras mendapatkan informasi kalau TO yang bernama Putra (29) yang juga merupakan residivis tiga kali masuk lapas di Bukittinggi dan Pasaman berada di rumah keluarganya di jalan Jalur 32 Kampung Cubadak Nagari Lingkung Awua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

"Dengan mendapatkan informasi tersebut, Katim Jatanras mengatur strategi yang matang untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan cara berpura-pura bertamu ke rumah keluarga TO," ujarnya.

Selanjutnya, sebut Pradipta dibantu oleh Tim Lapangan Polres Pasaman Barat dan Tim anti Jantanras Bukittinggi yang sudah mengetahui kalau Putra dengan ciri-ciri yang sudah diketahui langsung melakukan penggerebakan terhadap pelaku di rumah keluarganya.

"Setelah tim melakukan interogasi terhadap tersangka, ia mengakui telah melakukan pencurin sebanyak 20 kali di wilayah hukum polres Bukittinggi dan menjual hasil curiannya ke Sumatra Utara dan Pasaman Barat," tambahnya.

Saat ditangkap, sambungnya pelaku berusaha melarikan diri di daerah Simpang ampek dengan berpura-pura buang air besar, dan pada akhirnya pelaku dilumpuhkan dengan timah panas.

"Saat ini tim masih melakukan pengembangan kemana saja barang hasil curian dijual pelaku. Dan pelaku kini telah diamankan di mako Polres Bukittinggi," katanya.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga