Polisi Segel Aktivitas Tambang Galian C di Lengayang-Pessel

Polisi Segel Aktivitas Tambang Galian C di LengayangPessel Pihak kepolisian Polres Pesisir Selatan saat menyegel tambang galian C di daerah itu, Selasa (12/11/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menutup aktivitas tambang batu dan pasir yang diduga ilegal di Kampung Koto Lamo, Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang.

Kasat Reskrim Polres Pessel, AKP Allan Budi Kusumah Katinusa, mengatakan penutupan tambang itu berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas tambang di aliran sungai.

"Parahnya, tambang tidak memiliki izin dan keberadaan aktivitas tambang juga telah meresahkan masyarakat," katanya pada wartawan Rabu (13/11/2019).

Berdasarkan informasi, usaha tambang galian C beroperasi sejak 7 Oktober 2019 lalu. Dan usaha tambang itu, kata Allan, dilaporkan ditanda tangani langsung Wali Nagari Lakitan Tengah dan kepala kampung setempat.

"Karena sudah sangat meresahkan masyarakat setempat, wali nagari langsung melaporkannya pada kita," ujarnya.

Lanjutnya, saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa pelaku dibalik usaha tambang ini. Sebab, pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan sesui dengan aturan yang berlaku.

"Masih dalam proses, jika terbukti melanggar maka akan kami tindak sesuai aturan. Kami telah menahan sopir dan mobil pick-up jenis Chevrolet," pungkasnya.

Kontributor: Indrayen Putra



Berita Terkait

Baca Juga