Gagalkan Pesta Sabu, Tim Elang Polres Bukittinggi Bekuk Dua Orang Pengedar

Gagalkan Pesta Sabu Tim Elang Polres Bukittinggi Bekuk Dua Orang Pengedar Barang bukti narkoba jenis sabu dan sejumlah BB lainnya yang berhasil diamankan, Satresnarkoba Polres Bukitinggi, Sabtu (16/11/2019)(Foto: humas)

Covesia.com - Tim Elang Satuan reserse dan Narkoba Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membekuk dua tersangka pemakai dan pengedar narkotika jenis sabu pada Sabtu (16/11/2019) dini hari. 

Kaur bin ops satuan reserse dan narkoba Polres Bukittinggi, Iptu Amri saat dikonfirmasi menuturkan kedua tersangka diringkus di depan salah satu apotek di jalan Sudirman Bukittinggi saat hendak membeli obat sakit kepala. 

"Gerak-gerik kedua tersangka sudah diketahui tim dimana salah satu tersangka datang ke Bukittinggi untuk mengadakan pesta sabu di salah satu hotel berbintang yang ada di Bukittinggi," ungkapnya, Minggu (17/11/2019).

Ia menjelaskan penangkapan tersangka V (32) yang berprofesi sebagai driver ojol dan E (32) seorang pedagang, sudah diketahui tim Elang sebelum melakukan pesta sabu di salah satu hotel berbintang di Bukittinggi. 

"Saat diamankan tersangka mengaku menyimpan barang haram tersebut di salah satu Hotel berbintang di Bukittinggi yang telah ia booking, dan di kamar nomor M 205, tim menemukan paket sabu kecil dan alat hisap," jelasnya. 

Selanjutnya tim juga melakukan penggeledahan kendaraan roda empat miliki E dan kembali ditemukan sabu seberat setengah ons yang disimpan tersangka di dalam dasbor mobil. 

"Tersangka E yang diketahui datang dari luar kota Bukittinggi hendak membeli barang haram tersebut," katanya.

Dan dari pengakuan tersangka, ujarnya barang haram tersebut didapati dari dalam lapas Biaro Bukittinggi yang dijemput oleh temannya sebagai driver ojek online. 

"Kedua tersangka telah diamankan di Mako Polres Bukittinggi untuk diproses lebih lanjut, dan kepada tersangka dikenakan pasal 114 dan 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara minimal 5 tahun sampai dengan 15 tahun," tutupnya.

(deb/don) 


Berita Terkait

Baca Juga