Diguyur Hujan Deras Sedari Sore, Dua Nagari di Tapan-Pessel Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras Sedari Sore Dua Nagari di TapanPessel Terendam Banjir Tampak rumah warga yang terendam banjir di Tapan, Pesisir Selatan, Senin (18/11/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Ranhul Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), sebabkan dua Nagari dan puluhan rumah warga di daerah tersebut terendam banjir.

Menurut informasi yang diterima Covesia.com, hujan deras mengguyur daerah tersebut, terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi sampai sekarang pada Senin malam (18/11/2019), hujan masih mengguyur daerah Tapan.

Akibatnya, sekarang dua Nagari di Kecamatan Ranhul Tapan terendam banjir dan diperkirakan sekitar 50 unit rumah warga sudah terendam.

"Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 18.30 WIB, dari informasi sekitar 50 unit rumah warga sudah terendam banjir," sebut Sekretaris Nagari Binjai Tapan, Almirzon pada Covesia.com via telepon.

Diterangkannya, dua nagari yang terendam banjir itu, diantaranya, Nagari Binjai Tapan dan Nagari Kampung Tengah Tapan. 

Saat ini kata Almirzon, ketinggian air di atas lutut orang dewasa dan kegiatan warga mulai terhambat. Jika kondisi masih hujan, berkemungkinan air akan bertambah besar.

Dikatakannya lagi, selain tingginya intensitas hujan yang masih melanda kawasan tersebut, debit air naik begitu cepat, karena diduga diakibatkan robohnya tanggul pengamanan darurat yang ada di sungai batang tapan.

"Tanggul pengamanan darurat yang dibangun Pemkab itu kembali roboh, karena hujan juga terjadi dihulu sungai. Dan air dengan cepat meluap ke pemukiman penduduk," katanya.

Sementara, saat ini air masih menggenangi dua kampung di dua Kenagarian tersebut. 

Terkait informasi lain, akibat banjir pihaknya masih menunggu informasi dari masyarakat yang ada di lokasi.

Karena, untuk menuju ke lokasi akses jalan menuju dua kampung yang terdampak banjir, sangat sulit dilewati. Sebab, air cukup tinggi merendam akses jalan menuju lokasi tersebut.

"Selain jalan yang sangat sulit di lewati. Saat ini listrik di wilayah tersebut juga padam," ujarnya.

Lanjutnya, saat ini pihaknya telah melaporkan peristiwa ini ke pihak kabupaten, dan meminta untuk BPBD segera datang menuju lokasi.

Kontributor: Indrayen Putra

Berita Terkait

Baca Juga