Ditinggal Saat Makan Siang, Uang Sekitar Rp38 Juta di Dalam Mobil Raib Digondol Maling

Ditinggal Saat Makan Siang Uang Sekitar Rp38 Juta di Dalam Mobil Raib Digondol Maling Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Ditinggal saat makan siang di dalam mobil yang terpakir di sebelah Rumah Makan Muaro Stasiun Kereta Api Pariaman, di Jalan Tugu Perjuangan Kota Pariaman, uang sekitar Rp38 juta milik Rahmad Hidayat (23) raib digondol maling.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan. "Iya itu benar, kejadian tersebut terjadi pada Senin (18/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB kemarin," kata Andry pada Selasa (19/11/2019).

Lanjut Andry, uang tersebut dirampok orang tidak dikenal dengan cara memecahkan kaca mobil milik korban Rahmad yang terparkir. 

"Saat itu korban sedang makan siang di Rumah Makan Muaro tersebut. Kemudian mobilnya, ia parkirkan di sebelah rumah makan itu," sebutnya. 

Usai korban makan siang lalu ia menuju mobilnya. Jadi, saat itu dia baru menyadari kalau kaca mobilnya pecah dan uang yang disimpan dalam tas warna hitam sudah hilang. 

"Karena melihat kejadian itu, lalu korban menanyakan kepada temannya, yang saat itu bersamanya. Namun temannya juga tidak mengetahui hal itu. Jadi karena tidak terima uangnya hilang, lalu korban melaporkan ke kami," ucap Andry.

Dikatakan Andry, untuk korban ini merupakan warga Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Andry menyebutkan, untuk kasus itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sedangkan untuk saat ini saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan saksi, sementara ini pelaku berjumlah dua orang. 

Kemudian kata Andry, usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung pergi dengan motor ke arah Simpang Amadin, Kampung Pondok, Kota Pariaman. 

"Analisa sementara kami, kalau melihat motifnya pelaku, korban sudah diintai sebelumnya. Tepatnya saat mengambil uang atau mencairkan uang di bank," ungkap Andry.

Untuk itu, Andry mengimbau kepada warga, untuk bisa lebih berhati-hati lagi saat mengambil atau mencairkan uang di Bank.

Kontributor: Peri Musliadi


Berita Terkait

Baca Juga