Data Terbaru BPBD, Banjir Bandang di Galapuang Agam Rusak 15 Rumah

Data Terbaru BPBD Banjir Bandang di Galapuang Agam Rusak 15 Rumah Tampak rumah warga yang tertimbun material banjir bandang di Galapuang, kabupaten Agam, Kamis (21/11/2019)(Foto: dok.bpbd agam)

Covesia.com - Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP Damkar, Polri, TNI, Bazda Agam Bersama masyarakat lakukan pembersihan material longsor di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (21/11/2019).

Kalaksa BPBD Agam, M Luthfi AR mengatakan, Hasil pendataan terbaru sebanyak 15 rumah terdampak bencana tersebut, tidak hanya itu material lumpur disertai batu dan kayu juga menghantam MDA dan juga Masjid.

"Ada 15 unit rumah yang terdampak,  2 rusak total, 3 rusak berat dan 10 rusak sedang," ujarnya saat dikonfirmasi covesia.com, Kamis (21/11/2019).


Dijelaskan M Luthfi AR, pagi ini tim gabungan langsung melakukan pembersihan berupa melakukan evakuasi lanjutan perabotan di dalam rumah warga. Sementara itu untuk pembersihan material longsor akan dilakukan oleh alat berat.

"Saat ini alat berat masih dalam perjalanan rencananya kita gunakan 1 unit, dan kita lihat apakah butuh tambahan atau tidak," jelasnya.

Hari ini pihaknya menfokuskan melakukan pembersihan longsor yang menutupi badan jalan kemudian dilanjutkan dengan membersihan di rumah warga.

"Untuk jalan kita upayakan selesai hari ini, sementara itu pembersihan di rumah warga jika dilihat kasat mata akan membutuhkan cukup banyak waktu, minimal 15 hari," terangnya.

Baca juga: Banjir Bandang di Galapuang-Agam, Dua Rumah Kayu Dilaporkan Hanyut

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga