Lima Korban yang Ditabrak Pebalap di Bukittinggi Tidak Dibiayai Panitia Road Race

Lima Korban yang Ditabrak Pebalap di Bukittinggi Tidak Dibiayai Panitia Road Race Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Panitia Limpapeh Open Road Race Bukittinggi menyebutkan lima orang korban yang ditabrak pebalap saat berlangsungnya balapan di jalan By Pass, Gulai Bancah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) tidak ditanggung pembiayaan rumah sakit. 

"Panitia hanya menanggung pembiayaan pebalap karena pebalap sudah ada KIS (Kartu Izin Start) dan asuransi kecelakaan saat balapan dari aturan IMI (Ikatan Motor Indonesia)," kata Imam, Ketua Panitia Limpapeh Open Road Race Bukittinggi. 

Asuransi bagi pebalap itu sudah didaftarkan bersamaan saat pebalap itu mendaftarkan diri untuk ikut balapan termasuk memperhatikan usia pebalap dan surat izin orang tua. 

"Untuk korban yanh ditabrak panitia tidak menanggung biaya kecelakaan karena tidak ada dalam aturan IMI (Ikatan Motor Indonesia)," sebutnya. 

Karena sebelum terjadinya kecelakaan, jelasnya kepada penonton sudah diingatkan dan diberi imbauan untuk tidak mendekati race balapan. Namun penonton tetap mendekat dan kecelakaan itupun tidak dapat dihindari. 

"Meski demikian, sebagai bentuk rasa peduli, pihak panitia bersepakat untuk memberikan bantuan tolenrasi kepada korban," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Elang, Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bukittinggi, Ipda Fikri menyebutkan pihaknya akan melakukan tes urin kepada pebalap yang menabrak lima orang penonton. 

"Kita akan lakukan tes urin. Apakah pebalap mengkonsumsi narkoba sebelum balapan," ucapnya singkat. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga