Antisipasi Peredaran Narkotika, BNK Bukittinggi Lakukan Razia Gabungan

Antisipasi Peredaran Narkotika BNK Bukittinggi Lakukan Razia Gabungan Kabag Ops Polres Bukittinggi Kompol Partahian Pane saat melakukan pemeriksaan salah satu kendaraan yang melintas di daerah itu, Sabtu dini hari (7/12/2019)(Foto: covesia/ debi)

Covesia.com - Badan Narkotika Kota (BNK) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan razia gabungan guna mengantisipasi peredaran narkotika pada, Jumat malam (6/12/2019) hingga Sabtu (7/12/2019) dini hari. 

Razia dipusatkan di pintu masuk kota Bukittinggi simpang taman Gadut dari arah Pasaman menuju Bukittinggi. 

Tim menggeledah setiap kendaraan yang datang dari arah Pasaman. Raziapun berlangsung selama hampir tiga jam. Namun tim tidak menemukan adanya adanya tanda-tanda narkotika. 

Kabag ops polres Bukittinggi, Kompol Partahian Pane menyampaikan meski tim tidak menemukan adanya barang narkotika namun tim menemukan sejumlah pelanggaran lainnya. 

"Razia pada malam ini tim tidak menemukan adanya barang narkotika namum tim berhasil menindak kendaaran yang berusaha kabur saat dirazia dan mengamankan satu unit kendaraan roda empat yang membawa bahan bakar minyak ilegal," katanya. 

Ia menjelaskan pada saat petugas sedang melakukan razia, sempat terjadi aksi dramatis dimana salah seorang pengemudi kendaraan roda empat dengan nopol B 1750 WZD tidak mengindahkan petugas sedang melaksanakan razia dan kendaraan tersebut tidak berhenti sehingga salah seorang petugas Sat Lantas menghentikannya dengan menaiki di kap mobil tersebut sampai berhenti, ternyata pengemudi tersebut sedang tidak membawa SIM selanjutnya dilakukan penilangan oleh Sat Lantas Polres Bukittinggi.

Serta ditemukan kendaraan roda empat dengan Nopol BM 1131 JT yang dikemudikan oleh  Angga Prima Putra ( 30 ) warga kenagarian Tanjung Lolo Kec. Tanjung Gadang Sijunjung sedang membawa minyak tanah dan Premium  sebanyak kurang lebih 68 Dirigent yang rencananya akan dibawa dari Sijunjung ke Pasaman Timur. 

"Karen BBM  tersebut tidak dilengkapi dokumen, maka yang bersangkutan dengan barang buktinya dibawa ke Polres Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya. 

(deb) 


Berita Terkait

Baca Juga