12 Tahun Terbaring Sakit, Seorang Veteran Asal Bukittinggi Ini Berharap Uluran Tangan Pemerintah 

12 Tahun Terbaring Sakit Seorang Veteran Asal Bukittinggi Ini Berharap Uluran Tangan Pemerintah  A. Macjmud DJ (91) saat memperlihatkan bukti penghargaan bintang jasa sebagai Pahlawan, di kediamannya, Senin (9/12/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Seorang veteran asal kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) A Machmud DJ (91) berharap adanya uluran tangan dari pemerintah diusia senjanya. 

Pasalnya selama 12 tahun Machmud sakit terbaring di rumahnya di bilangan Bukik Cangang Kayu Ramang, Rt 01 Rw 02, kecamatan Guguak Panjang Bukittinggi, Sumbar. 

Pria kelahiran 1 Januari 1929 itu mengaku seorang pensiunan tentara dengan pangkat serda yang pernah berdinas di Kodam Medan dan pada tahun 1968 ia mengajukan pensiun. 

"Sejak berdinas saya tidak pernah digaji sampai saya pensiun dan hingga saat ini," katanya, Senin (9/12/2019).

Sebelumnya ia bersama istri, Aniswati (67) pernah berusaha mendaftar Machmud sebagai Veteran, namun disaat itu seseorang yang dipercayanya malah meminta uang untuk pengurusan, akhirnya pengurusan itupun dihentikan. 

"Karena sudah putus asa saya sempat merobek salah satu berkas-berkas yang saya miliki. Namun istri tetap menyemangati saya dan menyimpan berkas-berkas yang ada," jelasnya.

Machmud bercerita, ia memiliki 4 orang istri, namun 3 istrinya yang pertama sudah meninggal dan kini tinggal bersama istri keempat yang ia nikahi pada tahun 1977.

Usai pensiun, Machmud sempat berjualan batu cincin, menjadi seorang tabib, bekerja di pelabuhan di Padang dan penjaga keamanan sekolah. 

Namun, 12 tahun terakhir kondisinya menurun sehingga mengharuskan ia untuk beristirahat. Saat ini Machmud hanya bisa terbaring di tempat tidurnya dan iapun tidak bisa berjalan yang hanya bisa dibantu kursi roda. 

"Alhamdulillah masih ada istri yang setia pada saya, yang mengurusi saya. Kadang saja makan ada pakai sambal kadang tidak," ucapnya sambil berurai air mata. 

Machmud berharap agar pemerintah mengakuinya sebagai salah satu veteran yang ikut berjuang dalam kemerdekaan RI. 

"Ia diakui, nantinya uang pensiun yang diberikan selain untuk mencukupi kebutuhan hidup, saya ingin bersedekah buat anak yatim piatu dan pembangunan masjid," harapnya.

Disisi lain, Perwira seksi personil, Letnan I Inf Sumantri dari kodim 0304 Agam menuturkan bahwa Machmud tidak pernah mengurus kalau ia merupakan pensiunan TNI. Melalui media sosial baru diketahui ia seorang TNI pada zamannya.

"Sejak pensiun beliau tidak pernah tersentuh pemerintah. Maka dari itu kita lakukan pengecekan lapangan dan berkas-berkas yang dimiliki beliau," ungkapnya. 

Di hari juang angkatan darat ini adalah waktu yang tepat, berusaha untuk membantu bagaimana pengurusan surat-surat beliau, meski ada beberapa surat yang hilang oleh beliau. 

"Namun akan kembali dilakukan koordinasi. kita akan berupaya agar bapak Machmud terdaftar sebagai veteran," tuturnya. 

(deb/don) 


Berita Terkait

Baca Juga