Polisi Bekuk Pencuri Pin Emas Anggota DPRD Pasaman di Medan

Polisi Bekuk Pencuri Pin Emas Anggota DPRD Pasaman di Medan Foto Kapolsek Panti, Iptu Edwin bersama jajaran dan tersangka pencuri puluhan gram emas Putra (20) di mako Polsek setempat, Senin (9/12/2019)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor Pasaman, Sumatera Barat melalui Polsek Panti akhirnya berhasil membekuk seorang tersangka pencuri puluhan gram perhiasan Emas milik warga Panti di daerah Tembung, Kecamatan Tambak Teko, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya melalui Kapolsek Panti, Iptu Edwin mengatakan tersangka bernama Putra (20) warga Kajai II, Jorong Murni, Nagari Panti, Kecamatan Panti.

"Tersangka Putra (20) diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Panti di kediaman neneknya daerah Tembung, Kota Medan-Sumut sekitar pukul 08.00 WIB, (7/12) kemarin,"kata Iptu Edwin saat menyampaikan pengungkapan kasus pencurian kepada Covesia.com, Senin (9/12/2019) sore.

Peristiwa pencurian tersebut kata Iptu Edwin terjadi saat korban Nella Regar (28) seorang Bidan di Jorong Murni, Panti pergi menginap ke rumah mertuanya yang masih satu kejorongan. Rumah dinas yang biasa korban tempati ditinggal dan dikunci tanpa ada yang menghuni sekitar pukul 19.00 WIB (30/11) lalu.

"Keesokan harinya Minggu (1/12) sekitar pukul 06.00 WIB, korban kembali ke rumah tempat tinggalnya dan menemukan pintu depan sudah terbuka dengan kondisi gantungan kunci gembok sudah tercongkel. Kemudian korban juga melihat pintu lemari tercongkel dan laci penyimpanan emas serta berlian sudah berada di atas kasur dalam keadaan kosong,"katanya.

Tersangka membawa kabur satu buah liontin emas seberat 25 gram dan pin emas asli anggota DPRD Pasaman seberat 5 gram serta perhiasan seberat 10 gram.

"Kemudian uang tunai sebesar Rp400 ribu dan jam tangan merk alexander. Akibat dari kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp24 Juta. Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke pos pelayanan Polsek Panti,"tambahnya.

Mendapati laporan itu pihak Polsek Panti langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka hingga diketahui melarikan diri ke Kota Medan.

"Hingga jajaran Unit Reskrim Polsek Panti berhasil meringkus tersangka di kediaman neneknya daerah Tembung, Kota Medan-Sumut sekitar pukul 08.00 WIB, (7/12) kemarin. Dari tangan teraangka kami hanya mengamankan satu buah liontin dan pin dewan. Selebihnya, masih kami selidiki kemana diletakan oleh tersangka,"katanya.

Saat ini kata dia tersangka beserta Barang Bukti (BB) sudah diamankan di Mako Polsek Panti untuk proses hukum lebih lanjut. Sedangkan tersangka melanggar pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

(eri/adi)

Berita Terkait

Baca Juga