Pengakuan Dua Korban Longsor Koto Alam, Mobil Terseret ke Dalam Jurang Sedalam 10 Meter

Pengakuan Dua Korban Longsor Koto Alam Mobil Terseret ke Dalam Jurang Sedalam 10 Meter Foto: Hajrafiv Satya Nugraha

Covesia.com - Dua dari tiga korban longsor yang terjadi di Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota masih dirawat di Puskesmas Tanjung Pati, Selasa (10/12/3019). Sedangkan satu orang korban lainnya sudah bisa pulang karena hanya mengalami luka lecet.

Dua korban yang masih di rawat tersebut adalah Ardi Pangulu Gunuang Basa (56) dan Maulid Nasution (24). Kedua korban menjalani perawatan intensif di Puskesmas karena luka-luka yang dialaminya

Ardi Pangulu Gunuabg Basa mengalami luka-luka di kaki dan wajah. Sedangkan Maulid Nasution mengalami luka di mata kanannya. 

Ardi menuturkan ia tengah berada di mobil APV bersama Maulid dalam perjalanan dari Duri (Riau-red) menuju Batur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Saat di KM 160, Koto Alam mobil yabg ditumpanginya terjebak macet. Sedangkan hujan masih terus mengguyur kawasan Koto Alam. 

Tiba-tiba, bahu bukit dari sisi kanan mobil langsung longsor dan menyeret mobil APV tersebut ke dalam jurang sedalam 10 meter.

"Kami terjebak macet karena infonya di depan ada longsor. Jadi mobil tidak bisa melaju. Terhenti disana. Padahal dilokasi masih hujan lebat. Dan langsung ada longsor dari sisi kanan dan menghantam mobil yang kami tumpangi," sebut Ardi kepada Wartawan. 

Saat kejadian, Ardi mengaku di dalam mobil ada lima orang. Mereka semua terjatuh ke dalam jurang setelah longsor menyeret mobil ini. 

"Kami semua sadar saat kejadian. Terasa kali kami berguling-guling didalam mobil," katanya.

Saat mobil berada didasar jurang, kelima penumpang tersebut langsung keluar dari dalam mobil dan berteriak meminta bantuan dari pengendara lain yang terjebak macet.

Tak lama kejadian tersebut, seluruh penumpang mobil APV ini dievakuasi oleh pengendara dan petugas ke puskesmas Tanjung Pati. 

Sementara itu Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi meminta masyarakat dan pengendara yang melintasi di titik rawan longsor untuk berhati-hati. Pasalnya saat ini tengah terjadi puncak musim hujan.

"Mohon bagi masyarakat dan pengendara untuk berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor. Khususnya jalur lintas sumatera daerah Pangkalan Koto Baru," kata Irfendi Arbi 

(agg/adi)  

Berita Terkait

Baca Juga