Populasi Hama Kera Meningkat, Masyarakat Aia Dadok Minta Bantuan Perbakin Agam

Populasi Hama Kera Meningkat Masyarakat Aia Dadok Minta Bantuan Perbakin Agam Pengendalian hama kera oleh Perbakin Agam, Sabtu (14/12/2019)(Foto: Johan)

Covesia.com - Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan hama di kebun milik warga Dusun Ampek Sungai Balingkuang, Jorong Anak Aia Dadok, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Sabtu (14/12/2019).

Ketua Umum Perbakin Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan S.Ik MH mengatakan, kegiatan tersebut menjawab keluhan masyarakat yang merasa resah dengan meningkatnya populasi tupai dan kera ekor panjang

"Dalam Pengendalian hama ini melibatkan ratusan orang yang terdiri Atlet dan anggota  klub menembak di Agam, bersama-sama kita menelusuri perkebunan dan melakukan pengendalian jumlah popularitas dan pengusiran hama kera ekor panjang dan tupai," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com.

Dijelaskannya, Pengendalian hama ini merupakan permintaan masyarakat yang sebelumnya sudah menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam.

Sebelum pengendalian, BKSDA sudah melakukan survey ke lokasi dan memutuskan untuk dilakukan pengendalian, pihaknya menyurati Pebakin agam dan barulah pengendalian dilakukan.

"Untuk pengendalian harus sesuai SOP, serta baik dari izin kegiatan maupun penggunaan senjata, meski air soft gun namun sangat berbahaya jika tidak dipergunakan sesuai prosedur," jelasnya.

Sementara itu, masyarakat setempat Ali Syafrin mengaku, hama kera dan tupai sudah sangat meresahkan, tidak hanya menyerang tanaman binatang liar itu, juga sudah berani mengganggu anak-anak yang bermain di halaman rumah.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Perbakin dan Polres Agam, kami berharap pengendalian hama tanaman itu bisa dilakukan berkelanjutan," harapnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga