Relawan Balon Bupati Padang Pariaman Akan Laporkan Eks Anggota DPR RI ke Polisi

Relawan Balon Bupati Padang Pariaman Akan Laporkan Eks Anggota DPR RI ke Polisi Foto: Baliho Reflizal yang menutupi baliho Yohanes Wempi

Covesia.com - Tim relawan Yohanes Wempi bakal calon (Balon) Bupati Padang Pariaman, periode 2020-2025 dari partai Partai Keadilan Sejahterah (PKS) di kabupaten tersebut, berencana akan melaporkan Refrizal mantan anggota DPR RI dari yang juga dari partai yang sama ke pihak kepolisian. 

Terkait hal itu dibenarkan oleh Yohanes Wempi. Persoalan itu katanya berawal, karena adanya salah satu baliho dari Yohanes Wempi Balon Bupati Padang Pariaman, periode 2020-2025, ditutupi oleh baliho Refrizal mantan anggota DPR RI yang juga balon Bupati Padang Pariaman diperiode yang sama. 

Lanjut Yohanes Wempi, untuk pribadinya sendiri akan melaporkan kejadian ini ke Partai PKS dulu. Karena sudah menutupi balihonya yang berlogokan PKS di Tobo, Kecamatan Sintuk, Toboh Gadang, Padang Pariaman.

"Barang tentu akan melapor ke PKS. Tapi tadi ada relawan yang memberi tahu, bahwa mereka akan melaporkan pak refrizal atau yang memasang tersebut ke pihak kepolisian," sebut Yohanes Wempi kepada covesia.com Minggu (15/12/2019).

Dikatakan Yohanes, laporan itu tentang perbuatan mengambil hak orang dan perbuata tidak menyenangkan. Namun secara pribadi, atas nama Yohanes, ia melarang untuk melaporkan.

"Secara pribadi saya melarang mereka itu melaporkan. Sebab saya sudah memaafkan atas kejadian ini," ucapnya.

Kemudian kata Yohanes, secara kepartaian, sebenarnya ia merupakan calon yang direkomdasi oleh pantai PKS. 

Terkait baliho tersebut, untuk sekarang baliho yang menutupi gambar Yohanes tersebut, sudah dibuka oleh para relawannya. Pembukaan itu juga dihadiri oleh pemilik tanah selaku penjamin pemasangan baliho tersebut.

Sementara itu, Refrizal sendiri saat dikonfirmasi mengatakan, terkait masalah baliho tersebut ia tidak mengetahui kalau pemasangan baliho gambarnya itu menutupi baliho Yohanes Wempi.

"Terkait baliho itu, ada sponsor yang memberikan kepada saya, jadi saya tidak tahu," ujarnya. 

Kemudian katanya, tempat di mana dipasang baliho ia juga tidak mengetahuinya. Baliho sudah terpasang, setelah itu foto dikirim sponsor tersebut kepadanya. 

"Jadi saya tidak tahu kalau baliho saya itu dipasang di tempat baliho Yohanes dipasang," ujarnya. 

(per/adi)

Berita Terkait

Baca Juga