252 Orang Pelajar Ikuti Lomba Tahfizd Al-Qur’an Juz 30, Memperebutkan Piala Walikota Pariaman

252 Orang Pelajar Ikuti Lomba Tahfizd AlQur’an Juz 30 Memperebutkan Piala Walikota Pariaman Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Yurnal. (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Sebanyak 252 orang pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se-Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, mengikuti lomba Tahfizd Al-Qur’an Juz 30, dalam memperebutkan piala lepas Walikota Pariaman pertama di tahun 2020.

Lomba tersebut dimulai pada Selasa hingga Kamis (14-16/1/2020) yang dilaksanakan di SMP IT Al-Furqan Sikapak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. 

"Para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp.7 juta, beserta piala lepas Walikota Pariaman,“ sebut Ketua Pelaksana Lomba Tahfizd Al-Qur’an Juz 30, Edwar pada Selasa (14/1/2020).

Lanjut Edwar, lomba Tahfizd Al-Qur’an Juz 30 ini merupakan agenda tahunan SMP IT Al-Furqan Sikapak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Kemudian lomba ini sudah dilaksanakan sejak 2019 kemaren. 

"Kegiatan ini kami laksanakan guna menciptakan generasi yang mencintai dan penghafal Al-Quran. Sehingga terciptalah generasi yang cerdas, intelektual dan bertaqwa kepada Allah SWT," katanya. 

Dikatakan Edwar, lomba tahfizd ini terdiri dari lomba tahfizd juz 30 tingkat SD dan SMP putra dan putri. Kemudian lomba Asma’ul Husna pergrup.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Yurnal mewakili Walikota Pariaman, mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan lomba ini.

Yurnal menyebutkan, berbicara masalah pendidikan, sudah dijelaskan oleh UU No.20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, sehat, kreatif, berilmu pengetahuan, menjadi manusia yang mandiri dan bertanggung jawab.

"Jadi dari tujuan tersebut yang paling penting harus dikembangkan adalah potensi mengenai keimanan dan ketaqwaan. Maka melalui kegiatan salah satu cara mengembangkan potensi keimanan siswa," ungkapnya. 

Kegiatan seperti ini merupakan salah satu perwujudan visi dan misi Walikota Pariaman, dimana mencanangkan setiap sekolah baik negeri ataupun swasta melaksanakan program tahfizd dan mempunyai anak-anak penghafal Al-Qur’an.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga