Polres Bukittinggi Berhasil Ringkus Dua Orang Pengedar Ganja

Polres Bukittinggi Berhasil Ringkus Dua Orang Pengedar Ganja Tersangka TN dan RF saat diamankan di Polres Bukittinggi (Debi Kurnia/Covesia)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) kembali berhasil menangkap dua orang tersangka pengedar narkotika jenis ganja di dua lokasi yang berbeda, Jumat (17/1/2020).

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasat Narkoba AKP Nofrizal Can menyampaikan penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka TN (21) yang merupakan mantan seorang pelajar diamankan sekitar pukul 15.30 WIB pada hari Jumat di samping Masjid Darul Amin Jorong Koto Hilalang Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam.

"Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa didaerah Jorong Koto Hilalang Nagari lambah Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam dicurigai ada seseorang melakukan penyalahgunaan Narkotika," ungkapnya. 

Selanjutnya, Tim Elang melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka dan langsung dilakukan penangkapan dengan barang bukti dua paket narkotika jenis ganja, yang terbungkus kertas warna coklat di dalam saku bagian dalam jaket sebelah kiri yang di pakai tersangka, satu paket ganja yang terbungkus kertas warna coklat yang di temukan di dalam saku jaket sebelah kiri yang di pakai tersangka. 

"Juga ditemukan satu paket ganja yang terbungkus kertas warna coklat, yang di temukan di dalam saku jaket sebelah kanan yang di pakai tersangka dan satu unit HP milik tersangka," katanya. 

Berselang beberapa jam, tim kembali menangkap tersangka RF (25) yang ditangkap di daerah Batu Bajolang Jorong Kubang Duo Koto Panjang Kenagarian Bukik Batabuah Kecamatan Canduang Kabupaten Agam.

Dari tersangka ditemukan satu paket jenis ganja yang terbungkus plastik bening, berikut satu buah tas warna coklat, satu unit handphone miliknya. 

“Penangkapan tersangka dilakukan disebuah rumah di daerah Batu Bajolang, dan tersangka mengaku barang haram tersebut adalah miliknya," ujarnya. 

Kedua tersangka, sebutnya, TN dan RF langsung digiring ke Polres Bukittinggi, dan atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. 

(dbi)

Berita Terkait

Baca Juga