BKSDA Agam Pastikan Kebun Sawit Tempat Buaya Muara Bertelur Merupakan Habitatnya

BKSDA Agam Pastikan Kebun Sawit Tempat Buaya Muara Bertelur Merupakan Habitatnya Buaya jenis muara tertangkap kamera sedang bertelur di kebun sawit di Jorong Ujuang Labuang, kabupaten Agam (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyebutkan lokasi bertelurnya buaya muara di Ujuang Labuah Timur, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, merupakan habitat aslinya.

Unit Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Agam, Ade Putra mengatakan hal itu sesuai dengan cek lokasi yang dilakukan, Jumat (17/1/2020) kemarin. "Kita sudah melakukan cek lokasi dan buaya tersebut berada dihabitatnya yang berjarak 50 meter dari hutan mangrove jadi tidak bisa diganggu atau dipindahkan," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Sabtu (18/1/2020).

Dijelaskan Ade dari hasil pemantauan diperkirakan buaya tersebut memiliki panjang sekitar 3 meter, dan lokasi tersebut memang sudah menjadi tempat bertelur buaya selama 3 tahun terakhir.

Sementara itu, Wali Jorong Ujuang Labuang Timur, Darmawi mengatakan, buaya itu pertama kali ditemukan bertelur oleh  Der (50) pemilik kebun kelapa sawit, ia melihat ada buaya yang sedang mengelilingi gundukan sampah saat hendak membersihkan kebunnya.

"Lokasi bertelur buaya dekat dengan pemukiman masyarakat sekitar 400 meter dan banyak warga yang mengembala atau mengikat hewan ternak disekitar lokasi," terangnya.

Untuk mengantisipasi adanya serangan hewan bernama latin "Crocodylus Porosus" BKSDA sudah memasang garis pembatas dan plang peringatan untuk tidak mendekati lokasi. "Saat bertelur atau musim kawin, buaya akan bersifat agresif, ia akan langsung menyerang apasaja yang berada disekitar lokasi saat merasa terganggu," terang Ade.

(ant/don)




Berita Terkait

Baca Juga