Genius Umar Minta Agar UI Berikan Prioritas Khusus Bagi Pelajar di Kota Pariaman

Genius Umar Minta Agar UI Berikan Prioritas Khusus Bagi Pelajar di Kota Pariaman Walikota Pariaman, Genius Umar (Foto: covesia/ Peri)

Covesia.com -  Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, berencana dalam waktu dekat ini akan mengirim pelajar dari kota tersebut untuk berkuliah di Universitas Indonesia (UI). Namun pemkot tersebut meminta agar pihak UI untuk memprioritaskan khusus mereka yang dikirim itu.

"Seperti memberikan berbagai informasi dan peluang beasiswa kepada pelajar yang kami kirim nanti ke sana," kata Walikota Pariaman, Genius Umar pada Jumat (24/1/2020).

Lanjut Genius, terkhususnya bagi keluarga miskin yang dikirim ke sana nanti, sehingga nanti mereka bisa merasa nyaman berkuliah dan fokus belajar. 

Genius menyebutkan, pelajar yang akan dikirim ke UI itu untuk program Diploma dengan kualitas lebih bagus. Sehingga anak-anak setelah lulus bisa bekerja dan mengangkat keluarganya keluar dari kemiskinan.

"Mereka ini dikirim karena kerjasama Pemkot Pariaman dengan UI pada program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) yang dimiliki Pemkot Pariaman," sebutnya. 

Genius Umar mengungkapkan, bahwa Pemkot Pariaman dengan UI melakukan kerjasama dibidang pendidikan khususnya vokasi, untuk mendukung program 'Saga Saja' pemkot Pariaman tersebut khususnya bagi keluarga miskin.

Genius juga mengatakan, untuk mensukseskan program 'Saga Saja' tersebut, Pemkot Pariaman sudah membangun beberapa kerjasama dengan perguruan tinggi vokasi diantaranya, yaitu Politeknik Pelayaran Sumbar, Politeknik Kelautan dan Perikanan, Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang (Politeknik ATI Padang) dan Politeknik Negeri Padang (PNP). 

"Ketika kita beri kesempatan dibidang pendidikan dan diberi keahlian, serta memberikan akses terhadap permodalan maka anak tersebut bisa bebas dari kemiskinan," katanya. 

Dikatakan Genius, sejak tiga semester ini pihaknya sudah mengirim pelajarnya ke beberapa perguruan tinggi, dengan asumsi tiga tahun ke depan setelah selesai sekolah, kemudian mereka bekerja dan memiliki tanggung jawab untuk membawa keluarganya keluar dari kemiskinan.

(per)


Berita Terkait

Baca Juga