Nelayan Hanyut di Muaro Surantih-Pessel Ditemukan dalam Keadaan Meninggal

Nelayan Hanyut di Muaro SurantihPessel Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Egok (50) salah seorang nelayan yang hilang di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) telah ditemukan dalam keadaan meninggal pada Kamis (30/1/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB. 

Korban ditemukan oleh bagan ANF 05 yang dinahkodai Si'al (45), dimana korban ditemukan mengapung oleh salah seorang ABK tidak jauh dari pintu muara Surantih, sekitar 800 meter dari bibir pantai.

Bagan ANF 05 yang menemukan korban termasuk salah satu kapal bagan yang ikut mencari korban. 

Setelah berusaha bersama tim pencari lainnya selama dua hari. Bagan ANF melanjutkan pencarian korban, pada malam harinya dengan menghidupkan seluruh lampu kapal. 

Tidak lama setelah berputar-putar menyisiri pantai, akhirnya korban ditemukan mengapung dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

"Korban pertama kali dilihat oleh anggota Ipal dan Iwan, dan korban sudah meninggal dan tubuhnya juga mulai berubah," sebut Nahkoda Kapal Bagan Si'al pada Covesia.com ketika dihubungi melalui via telepon Jumat (31/1/2020).

Setelah berhasil ditemukan kata Si'al, korban langsung di naikkan ke atas kapal, dan pihaknya langsung menghubungi nelayan lain yang berada di tepi, untuk menjemput mayat korban.

"Saat kami temukan, langsung kami naikkan ke atas kapal dan kami laporkan, tidak lama setelah ditemukan, mayat korban langsung di jemput oleh tim Basarnas bersama beberapa nelayan lainnya," ujarnya.

Sementara Kapolsek Sutera, Iptu Asmardi Abbas mengatakan, korban diketahui pertamakali ditemukan terapung oleh nelayan lain sekitar pukul 23.17 WIB.

"Korban pertamakali ditemukan oleh tungganai (Nahkoda) kapal bagan Si'al, setelah ditemukan, mayat korban langsung dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke Puskesmas Surantih untuk dilakukan visum luar," ungkap Kapolsek

Lanjutnya, setelah dilakukan visum kata Kapolsek korban dihantarkan kerumah duka. Dimana, mayat yang ditemukan positif dinyatakan korban hilang atas nama Egok.

"Soalnya, kondisi korban sudah mulai berubah. Tetapi, masih bisa dikenali," tutupnya.

Diketahui, Egok adalah salah satu korban boat terbalik, akibat dihantam gelombang di Muara Surantih, Kecamatan Sutera pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. 

Dimana pada peristiwa itu, Egok selaku juru mudi boat milik Hj Ipal, hendak mengantarkan 8 orang Anak Bagan Kapal (ABK) ke tengah laut. 

Namun, setiba di pintu muarah boat yang dikendarai Egok dihantam gelombang besar hingga terbalik, dan 9 orang dikabarkan hanyut. 

Tapi pada kejadian naas tersebut, dari 9 orang muatan boat, Egok selaku pengemudi tidak berhasil ditemukan dan hilang selama dua hari. 

Sementara, 8 orang lainnya berhasil selamat, 5 diantaranya sempat tidak sadarkan diri karena terlalu lelah hanyut terbawah arus gelombang, sehingga mereka harus dilarikan ke Puskesmas Surantih.

(ind/don)



Berita Terkait

Baca Juga