Oknum Dosen yang Lakukan Pelecehan di UNP Keberatan Diberhentikan, Ganefri: Tak Ada Ampun

Oknum Dosen yang Lakukan Pelecehan di UNP Keberatan Diberhentikan Ganefri Tak Ada Ampun Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Oknum dosen UNP yang diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswinya FY (29) keberatan dengan kebijakan komisi etik dosen yang melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Sudah diusulkan pemberhentiannya ke pusat. Tergantung orang dipusat bagaimana keputusannya," ungkap Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ganefri beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan di kampus sudah punya SOP komisi etik dosen. "Jika ada yang melanggar akan diproses oleh komisi etik dosen, mahasiswa saja yang bermasalah kita proses tu. Semua sudah cukup terukur," jelasnya.

Namun saat ini malah si dosen ini cari pembenaran perlindungan karena merasa keberatan diberhentikan. "Tapi, tidak ada ampun untuk itu. Suka sama suka atau dipaksa tetap berhenti," tegas Ganefri.

Sementara itu, korban yang merupakan mahasiswa belum kembali berkuliah. "Kita minta istirahatkan dulu," ujar Ganefri.

Bagaimana mungkin kuliah, sepertinya masih trauma. "Kemarin aja IPnya 0,0 gak ikut dia ujian," ujarnya.

Saat ini pihak kampus akan mencarikan solusi untuk hal tersebut.

(ila/don)

Berita Terkait

Baca Juga