Ratusan Ton Ikan KJA di Maninjau Agam Mati Mendadak

Ratusan Ton Ikan KJA di Maninjau Agam Mati Mendadak Ikan-ikan mati di danau Maninjau (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Ratusan Ton Ikan Petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Jorong Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, (Sumbar), Rabu (5/2/2020) mati mendadak. Hal itu dipicu dengan naiknya tubo belerang dari dasar ke permukaan danau.

Camat tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan, matinya ikan-ikan petani tersebut sudah terjadi pada 3 hari terakhir namun puncak terbanyaknya hari ini.

"Dari lusa memang ada ikan mati dalam jumlah besar namun hari ini lebih banyak jika dijumlahkan sudah ratusan ton," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Rabu.

Untuk lokasi kematian ikan terbanyak terjadi di nagari duo koto, hal itu tidak tertutup kemungkinan akan terjadi di nagari-nagari lain di selingkaran danau maninjau.

"Tubo belerang ini naik dari permukaan dipicu angin kencang dari arah timur ke arah barat, masyarakat Danau Maninjau biasa menyebutnya dengan angin darek, angin ini menghembus permukaan danau riak menjadi kuat sehingga menggoyang lumpur yang mengendap," terangnya.

Terkait hal tersebut pihaknya mengimbau kepada para petani untuk segera memanen atau memindahkan ikan-ikan ke kolam, hal itu untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah ikan yang mati.

"Kita sudah bekerja sama dengan pemerintah nagari, dan instansi terkait, saat ini masih melakukan pendataan sembari memberikan himbauan kepada masyarakat," tutupnya.

(han/don)


Berita Terkait

Baca Juga