Dugaan Korupsi Tempat Tidur Praja, Kejari Agam Panggil Dua Orang Pejabat IPDN Sumbar

Dugaan Korupsi Tempat Tidur Praja Kejari Agam Panggil Dua Orang Pejabat IPDN Sumbar Kejaksaan Negeri Kabupaten Agam (Foto: Johan)

Covesia.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Agam mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tempat tidur praja IPDN Sumatera Barat. Dua pejabat IPDN Sumbar itu dipanggil hari ini, Jumat (14/2/2020) untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Kedua pejabat IPDN ini adalah Bisri selaku pejabat PPK dan Dwi Endayani selaku Bendahara disaat pengadaan tempat tidur praja ini dilelang pada tahun anggara 2018 silam. Kedua pejabat IPDN ini diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Lubuk Basung, Kabupaten Agam selama 2,5 jam. 

Kasi Intel Kejari Agam, Devitra Romiza mengatakan, pihaknya mengajukan surat pemanggilan kepada kedua pejabat IPDN Sumbar ini sebagai saksi. Saat ini Kejari Agam tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tempat tidur praja IPDN tahun anggaran 2018.

“Kami memanggil kedua pejabat IPDN ini sebatas saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tempat tidur praja yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Keduanya kami minta keterangan selama 2,5 jam,” ucap Devitra saat di konfirmasi Covesia.com, Jumat.

Disebutkannya, pemanggilan ini sebelumnya dijadwalkan Kamis (13/2/2020), namun kedua pejabat IPDN ini meminta pengunduran waktu selama satu hari. Barulah pada hari ini keduanya memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Agam. 

“Tadi kami sudah meminta keterangan. Hal tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan bukti jika ada dugaan korupsi di IPDN Sumbar,” kata Devitra. 

Dalam persoalan dugaan kasus korupsi tempat tidur praja IPDN Sumbar ini, Devitra mengaku siap memberikan keterangan lebih lanjut baik proses maupun ada perkembangan terbaru dalam kasus tersebut.

“Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. Tunggu perkembangan terbaru. Informasi soal ini akan kami berikan secara transparan kepada publik,” tutup Devitra.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga